melupakan. meninggalkan. mengingat. kenangan. hujan.

“hey, who said that i want and will forget and leave you? i won’t dare say that to you and anyone. don’t you know, it’s not about forgeting and leaving (you in this case) but it’s all about remember our past, memory… “

saya perlu kekuatan sang megaloman untuk bertemankan dengan  kenangan bersamamu

so give me space and time.

please…

aku rindu hujan.

melihatnya membasuh kota ini. membasahi tanahnya yang sudah mengering. kerontang malahan.

menyucikan semua dendam, iri dan dengki. menggantinya dengan perasaan haru biru. abu-abu. rindu. kangen.

memelukku dalam sensasi dingin yang melambungkan angan. mencapaimu.

jiwa ini meronta. sudah terlalu lama terpanggang. di mana hujan sekarang?

tolong,

sampaikan peluk kangen saya buat lelaki hujan. yang di tubuhnya penuh luka. yang jiwanya sudah tercabik dan tak akan pernah utuh lagi. lelaki yang hatinya begitu indah. lelaki yang selalu membasuh jiwaku dengan peluk dinginnya. menenangkan aku.

sampaikan bahwa saya menunggunya. untuk melihatnya menebarkan rasanya. menebarkan dinginnya. mensucikan kota ini. menyapaku dan mengajakku menari.

otak ini sudah terlalu penuh. dan aku perlu bantuan sang lelaki hujan untuk menetralkan otak. diri. dan jiwaku.

hujan,

kapan kamu datang?

Surabaya meranggas. mendamba pelukanmu.

dan aku…

semakin mati.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: