Archive for December 7th, 2007

weekend is coming! it shoud be great, rite?

semakin sering amnesia

disorder waktu juga semakin parah

daya sambung antar person ke aku juga semakin buruk

fisik yang berasa patah semua

selera makan yang ancur-ancuran

sering lupa minum

semakin suka kegiatan bengong

katanya itu adalah tanda bahwa aku depresi.

benarkah?

waa… hebat yak! penyakit orang kaya nee…

*pingsan*

baidewei, selamat berweekend ria!

besok sabtu dan waktunya untuk memusingkan arah lidah, berbicara sengau dan berulang kali bilang “je ne sais pas, madame” dan besok ada open  house di CCCL Surabaya. semoga banyak makanan asing yang enak dan murah kalo bisa siyh haratisan

dan besok juga jadwalnya mengirimkan sesuatu barang ke yang berhak, semoga lancar semuanya, amien!

jadi, have a nice and great weekend!

chayo!

this week

jiwaku melayang

susah sekali menjejak tanah

meskipun beribu ton batu mengikat jiwa tapi sang jiwa tidak mau menjejak tanah

dia berkemauan kuat untuk tetap melayang

tidak peduli seberat apapun batu tersebut memberatinya

jiwa ini sakit

sakit atas merindunya terhadap langit, pucuk gunung, ujung daun di pepohonan

jiwa ini berkeinginan untuk terbang

melayang

menjauh dari bumi

ada kalanya jiwaku melihat bumi sangat hijau

tergoda menapak dan menjejakkan langkahnya di tanah

tapi bumi ini sering terlihat merekah dan berdarah

siap menelan siapapun yang berani menjejakkan langkah di atasnya

melukainya

jiwa ini capek

dia tahu harus segera bersinggah

kemana? jiwa sedang mencarinya

bumi? tidak bisa, jiwa takut untuk terluka

jiwa takut untuk tertelan

dan lalu, hilanglah makna dari jiwa

jika tertelan dan terluka maka jiwa hanyalah sewujud jiwa

tanpa sayap

tanpa cahaya yang selalu berpendar

jiwaku sekarang terlena

demi setitik tempat untuk berlabuh

tanpa disadari, kabut menelannya

awan membutakannya

langitpun menyembunyikannya

hilang.

~~

kamu pikir mudah? semudah membalik telapak tanganmu?

dan kamu pikir masih mudah? jika kamu tau dan melihat kalau kedua tanganku terikat!

jadi, kamu masih berpikir hal ini mudah bagiku?

you stupid! idiot! moron!

huh!

~~

bintang di langit memang berpendar ceria malam ini

sebagaimana bintang di matamu

apakah kamu dan bintang di langit sedang jatuh cinta?

kamu!

jatuh cinta pada siapa?

jika jiwamu kosong.

katamu, pada putri yang berdiam di bulan?

baik kah dia?

anggun kah dia?

cantikkah?

dan kamu menggeleng

tapi aku jatuh cinta pada sang putri di bulan

kenapa? kenapa dia? sang putri yang kamu tidak mengenalnya

kamu terdiam sesaat

lalu dalam bisikmu, kamu berkata…

angin, hujan, tanah, cahaya…semesta…

semua menyuruhku untuk jatuh cinta pada sang putri di bulan

supaya sang putri menemukan jalannya untuk pulang ke bumi

tapi kamu bukan bulan!

kamu bukan bintang!

kamu juga bukan matahari!

bagaimana mungkin kamu menuntun sang putri untuk pulang jika cahaya redup saja tidak kamu miliki!

kamu tersenyum dan melihatku lalu berbisik

berbisik serupa suara angin

aku

hanya

percaya

~~

5 langkah ke belakang.

3 langkah ke arah kanan

1 langkah kamu harus maju

6 langkah kamu geser ke kanan lagi

lalu mundur 12 langkah

geserlah lagi sebanyak 3 langkah ke arah kanan

belum, kamu harus terus, jangan berhenti di titik itu.

majulah 2 langkah

lalu bergeser lagi ke kanan 1 langkah.

dan berlarilah sebanyak 50 langkah kecilmu

and there you are!

di bawah pohon kehidupanmu.

selamat berpesta!

~~

rasanya inilah garis akhir

ketika ujung di depan mata

sementara pangkal telah lama sekali kita tinggalkan

tapi…

kenapa garis finish itu masih belum terjamah oleh tangan kita?

benarkah kita sudah tiba di garis akhir?

~~

weekend selalu membawa aura gelap akhir akhir ini…

kenapa ya?

hai hari, harimu bagaimana? harimu dan hariku samakah? hariku gelap dan kamu? apakah kamu juga hariku? atau kamu hari orang lain? jika kamu tidak gelap dan pekat maka kamu bukan hariku. pasti kamu hari orang lain, yang ceria dan optimis… somewhere out there. pasti!

hai teman, apa kabarmu? bagaimana harimu?

tidakkah kamu merasakan pekat disekelilingmu? semua serba tentang amarah, emosi, kegilaan sesaat. i had already took my two days off without any plans. and it should ended happily, rite? anyhow, it didn’t. i’m not saying that i’m not happy. no! hanya saja, semua hampa, hambar, tidak ada greget.

i did not get what i expected to get from my two days off…

sebenarnya, ketika memutuskan untuk “berlibur”, i know ada 2 resiko yang salah satunya akan aku terima. dan aku tau, aku tidak boleh berharap hidupku seindah dan secerah yang aku bayangkan. dan ya, hari ini tidak sebaik yang aku kira.

you see… melarikan diri bukanlah jawaban terbaik dari semua permasalahan. it will delay every obligations that you have to solve anything but it wont give you a nice shoot, it wont solve anything. delay? yes, it will!

stupid me, i chosed that way yesterday. and i shall not regret it, rite? absolutely, i’m not regreting it now.

oh, i have a great time. i enjoy every second of my two days off. tapi ya hanya itu saja. i did not find any new motivation to stay the same today.

money.

money.

money.

no excitement, no spirit, no joy. just money.

and for me, it’s a horrible thing if i do everything just because of money.

oh yes, indeed, money is an important thing in this life tapi bagi aquarians, ada banyak hal lain yang jauh lebih dan lebih utama dari pada hanya uang. bagi sebagian aquarians, uang adalah “hanya uang” bagi sebagian lain, uang adalah segalanya. dan aku adalah sebagian dari yang menganggap uang adalah “hanya uang”.

di sini, di phase hidupku yang ini, di keadaanku yang sekarang ini, aku dapat uang tapi titik period tidak ada koma lagi.

rasanya seperti robot.

er… wait? do i  complain again and again and again?

hell yeah! of kors lah!

hihihihihihihihihihihi……

pusing euy, dua hari kemaren bener2 dihabiskan untuk berpikir dan kontemplasi terhadap diri sendiri. dan hasilnya, ya! hidupku sedang kacau. dan aku blom bisa melihat jalan keluarnya kecuali ngikut arus kekacauan ini dan yeah, hanya percaya bahwa someday, someway, somewhere… way outnya akan terlihat dan voila! i’m free…

dua hari kemaren benar-benar dihabiskan untuk mengobrol denganNYA dan benar-benar mengobrol dengannya. dan yeah, aku terkuatkan atas pemahamanku atasNYA dan sekaligus juga terlemahkan atas pengertianku atasNYA.

dan karena beberapa kejadian dalam 2 hari kemaren, yang lagi-lagi membuat aku tidak habis berpikir tapi yaa… aku tahu semua masih bisa kuatasi dengan kemampuanku ini.

aku percaya, semua yang terjadi adalah karena alasan sesuatu tidak ada yang kebetulan. semuanya! hingga hal tersimple! ketika berpapasan dengan orang yang tidak aku kenal. itu pun timingnya sudah diatur. dan i can do nothing.

lalu satu orang yang lagi-lagi melakukan hal-hal yang kupikir dia mengartikannya sebagai suatu kebaikan bagiku tanpa dia sadar, bahwa apa yang dilakukannya did not set me free… it hurts me dan aku terlalu malas untuk menegurnya karena semua perbuatannya juga hanya sekedar tersirat dan tersurat. how i wish i could ignore that person tapi masalahnya sepertinya seisi alam semesta dan DIA pun bersekongkol dengannya.

so? aku cuma duduk manis dan merespons positif apapun perbuatannya. selalu, “think positive, Imas!”

pada saatnya nanti, aku tau waktu akan menjawab semuanya. tidak peduli betapapun aku sangat membenci menggantungkan hidupku pada sesuatu bernama “waktu!” tapi sepertinya dan rasanya Tuhan sedang mengajariku untuk bersabar dan bermain main dengan waktu! melalui tangan orang tersebut.

tapi tetap satu yang membuat aku tidak habis pikir. apakah si orang tersebut bodoh atau berpura-pura bodoh sehingga apapun penjelasanku tidak membuat si orang tersebut bisa mengubah sikapnya padaku.

anyway, aku yakin Tuhan tidak pernah tidur. aku pun yakin Tuhan melihat dan mendengar semuanya (maaf Tuhan untuk kesalahan yang aku lakukan pada saat aku yakin bahwa Engkau melihatku). jadi aku tidak berhak untuk complain dan membalas perbuatan orang tersebut karena ada DIA yang MahaMembalas.

apakah kamu mengartikan bahwa aku dendam?

aku pikir tidak.

kupikir ini adalah satu bentuk ketidakpedulianku terhadap orang tersebut. aku tidak peduli apakah dia akan berubah menjadi semakin baik, stay the same, ataukah semakin buruk. aku tidak peduli karena Tuhan lebih tau apa yang lebih baik baginya.

meskipun rasanya sangat nyesek melihat orang tersebut bermain main dengan hidupku dan aku membiarkannya.

aku hanya bisa berharap, bahwa aku bisa belajar banyak dan menjadi lebih baik atas semua kejadian ini.

so guys, have a happy hardrocking day and weekend.

semangatlah! karena sekarang saatnya kamu menikmati hidupmu saat ini.

eh, berani berbuat berani bertanggung jawab! *tebas leher si bapak!* huh!

sori, aku mo mengumpat!

Anjr*t!

gara-gara denger orang curhat di program radio ini dan kasusnya adalah perselingkuhan dalam suatu rumah tangga.

so here’s the case…

si lekong udah married dan beranak 2, yang sulung SD kelas 1, yang kedua masih TK.

selingkuhannya adalah mantan ceweknya.

so, si cewek itu hamil! dan katanya dengan si lekong tersebut, udah 2 bulan, dan menuntut dinikahin secara hukum not only siri.

eh, si lekong bilang, “kalo nikah secara  hukum, aku jelas gag bisa. kalo siri aku bisa lah.”

daaaann… sampai sekarang, si istri pertamanya blom dikasih tau!

eeeehhhh… what’s the meaning?! *emosi tinggi*

dikira nikah siri itu nikah sembunyi-sembunyi gitu yak?

woooii… mo nikah siri mo nikah resmi, istri pertama juga kudu tau dan ngijinin!

enak aja!

eh yaoloooo… mo siapapun yang salah, tetep aja gag abis pikir si lekong tersebut tetep nyari amannya gitu! gag mau bertanggung jawab as a gentlemen! ini dadaku, mana dadamu!

*masih emosi tinggi*

gilak ya boo… masalah nikah bisa diomongin dengan segampang itu, “… kalo siri aku bisa lah.”

phew… ingat deyh, pak… ingat… ada hari akhir.

*speachless*

Friends : Ai Otsuka, english version

horeee………

*piyuk piyuk nuns * 😀

tengkyu untuk trenslesyen lagu friends-nya ai otsuka ya buuu 🙂

dan inilah dia, taraa…

~~

Friends : Ai Otsuka

* without anything, we tried walking to that far away place

the happening of that day i met you are a treasure even now

i didn’t want you to see my profile hidden by the sunset

even though that sort of thought is rather insignifcant, not worthy of a single tear drop

as our hands softly parted

** surely if i could say “goodbye”

would it have been simpler to forget

if someday we meet again

i’ll be able to say “thank you”

you can hear the laughter from that photograph

resonating everywhere, can’t you?

much like a cowardly teardrop

i was so miserable that i purposely pretended to be nasty

like always… surely if i could say…

would it have been simpler to smile?

if someday we meet again

be able to say… like always

surely if i could say ” i didn’t forget”

would i be able to believe in such a thing?

i want to become just a little stronger

in order to become more sincere

back to **, *

~~

*terharu*