selesai!

akhirnya, selesai juga tanggungan akhir tahun ini *bernafas super duper lega*.

dan jadinya bisa fokus ke masalah lain. satu selesai, menyusul yang lainnya πŸ˜› . yah, pelan tapi pasti semua diselesaiin, belajar bersabar dan bersahabat dengan waktu. semua pasti terjawab dan terselesaikan.

phew…

yang jelas, sekarang efek dari fokus berlebihan tersebut baru berasa. doohh… badanku ancur! sukses mumun tadi abis makan siang πŸ˜€ . dan sekarang pusing serta perut agak bermasalah πŸ™‚ tapi rasanya semua itu gag ada apa-apanya kalo inget bahwa tanggungan tutup buku telah selesai dan alhamdulillah insyaALLAH gag ada masalah di belakangnya, amien.

anyway, satu eh tiga masalah besar masih menanti dan aku tau aku tidak akan bisa tenang sebelum semua itu terselesaikan 😐 . yah, namanya juga proses pendewasaan diri. namanya juga hidup. namanya juga belajar 😐 .

dan akhir-akhir ini, selalu tune in ke satu radio walopun topiknya (dulu) kupikir ngebosenin tapi sekarang enggak. bukan karena sudah hendak akan menjadi tapi lebih ke arah bahwa aku perlu mengingat dan mengenali serta menapaktilasi kehidupan masa kecilku supaya aku semakin paham atas semua yang sedang aku hadapi sekarang ini.

dan acara apakah itu? acara talkshow di radio indonesia siesta tentang parenting (tumbuh kembang anak) setiap hari rabu jam 1 hingga jam 2 siang.

satu episode udah didenger dengan serius dan yaolo… banyak banget yang didapat dan sedikit banyak memberi pencerahan padaku atas apa yang sedang aku hadapi sekarang ini.

baidewei, aku sampai sekarang blom bisa bersikap biasa terhadap satu anak itu.

karena aku menempatkan diriku sebagai korban.

dan melihat sikap si anak tersebut. dia juga merasakan ketidaknyamananku tersebut.

it put me on a dillema.

bagaimanapun aku seorang tante (seorang dewasa) dan di lain pihak aku korban.

dan 2 peran tersebut menuntutku untuk menyikapi satu anak tersebut secara bertentangan antara satu peran terhadap peran yang lain.

maaf ya mas, sampai saat ini, peran korban masih aku menangkan.

yah, i’ve got to find another “home sweet home” tokh? 😐

pergi dan berlalu dari kehidupan mereka sepertinya adalah solusi terbaik, sayang tidak semua pihak menyetujui dan merestuinya, entah apapun alasannya.

excuse moi, mau ke kamar mandi dulu… mumun sepertinya bisa bikin lebih lega.

tetap bersemangat ya teman.

hidup itu indah kok πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: