*mengusap peluh di kening* phew…

tadi siang, ada satu moment di mana *bum!* rasanya waktu terhenti. dan secara otomatis semua kegiatan aku hentikan dan aku terpaku melihat dan mengamati pemicu “ledakan” tersebut.

terdiam beberapa saat dan benar-benar tangan berhenti menuntaskan pekerjaan, mata melotot mengamati objek, nafas memendek, jantung berdegup kencang dan otak serta hati somehow senada dan berdoa hal yang sama…

Tuhan, not now… ketika langkah awal baru saja aku lakukan. not now, ketika niat belom terlalu kuat. not now, ketika hati masih rapuh…

dan sepertinya Tuhan sedang tidak ingin bermain jadinya doaku dikabulkan.

hanya beberapa detik, almost a minute dan momentum tersebut mati meninggalkan aku terengah sendirian, menata hati, menenangkan jantung dan mengatur nafas.

sedih siyh, sakit juga…

tapi aku harus nekat karena kalau tidak maka tidak akan ada perubahan.

maaf yah…

maaf sekali…

dan sore ini pingin balik ke rumah agak cepat tapi kok hujan ya… *memandang keluar jendela kantor*

masih sedikit sedih… tapi it’s ok, honestly OK.

mari kita pulang, prepare buat planing berikutnya

dan tetap bersemangatlah 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: