sudah bukan masalah benar atau salah lagi…

i’m trying too hard not to show my real & deep emotion to him. usaha yang terlalu keras sehingga kadang kupikir bukan suatu hal yang baik lagi.

karena lagi lagi i’m pretending.

tapi ya bagaimana lagi? emosi ini adalah urusan intern-ku tokh? antara aku, aku dan DIA. he is excluded meskipun ini tentang rasaku padanya.

sudahlah, berpura-pura juga bukan hal baru bagiku. so? i think i can handle it tokh?

semoga rasa ini tidak tumbuh. amien!

bukan begitu bukan, Tuhan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: