pintu

eits, sabar! tunggu aja, jangan maen asal dobrak pintu orang. gag boleh.

bagaimanapun itu pintu dan rumah orang, jangan maen asal dobrak aja. bahkan mengetuk pintunya pun ada sopan santunnya. mengetuk bukan menggedor.

ingat itu.

jika memang lama tidak ada respons, mungkin empunya rumah sedang tidak ingin diganggu, mungkin sedang istirahat, atau malah sedang tidak ada di dalam rumah.

jika tidak ada tanda-tanda akan direspons dalam waktu dekat, semua balik ke kamu, apakah kamu punya cukup banyak kesabaran untuk menunggu hingga pintu terbuka atau kamu menganggap kegiatan bersabar menunggu itu useless. semua terserah ke kamu sebagai pihak yang berkepentingan atas terbukanya pintu itu.

ingat! kamu masih sebatas tamu. ada sopan santun yang harus kamu jaga.

jangan didobrak!

karena pintu akan rusak. dan jika sudah rusak, option hanya ada 2, yaitu adalah menggantinya atau memperbaikinya.

mengganti pintu tersebut dengan pintu yang baru? butuh waktu. karena harus ada tukang yang mau mengerjakannya. mengukur, mengukir, mereka, memasang, mengepaskan hingga pintu itu terpasang sempurna sesempurna pintu awal hingga anginpun kesulitan untuk menerobos.

memperbaiki pintu yang sudah terlanjur kamu dobrak? butuh waktu pun sepertinya perbaikan tersebut akan tetap meninggalkan bekas luka dari dobrakanmu tersebut, bukan? mungkin luka tersebut tersamarkan tapi tetap sebuah luka di pintu tersebut.

jadi?

bersabarlah ketika pintu itu masih tertutup.

jangan kamu gedor.

lebih lagi, jangan kamu dobrak.

bersabarlah menunggu pintu itu dibuka dengan penuh sukarela oleh pemilik rumah tersebut.

bersabarlah.

dan sebagai tuan rumah, tentunya ada sopan santunnya juga, bukan?

jawab uluk salamnya dengan penuh kelembutan dan kesopanan.

utarakan keberatan dengan halus dan penuh kesopanan jika memang sedang tidak ingin diganggu atau tidak tertarik dengan jualan dari sang tamu.

jangan hanya diam ngelingker di dalam kamar tidur, mungkin sang tamu juga hanyalah khawatir karena tuan rumah tidak ada kabar beritanya selama beberapa periode.

jadi?

ayo, budayakan hidup bermasyarakat yang indah.

hloo… kok jadi hidup bermasyarakat?

*bingung*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: