Archive for January 28th, 2008

Seigneurs de la Mort

after a very very bery bery long curahan curhat hati ke nuns and dins…

nuns sent me such a beautiful poems. puisi yang indah tapi kenapa aku menangis membacanya…

*menangis*

~

sayapmu patah…

jangan paksa dirimu untuk terus terbang…

jiwamu juga terluka….

nada yang kau nyanyikan mulai terdengar sumbang…

ย 

aku tahu…

kau pikir….

tujuan akhirmu masih jauh, bahkan seakan tak terjangkau

tapi bukan berarti harus terus terbang

tanpa pernah sekalipun singgahโ€ฆ

bahkan utk sekedar menikmati perjalananmuโ€ฆ

……

………..

hey, berhenti….!!!!

kau dengar ….. ??

dengarkan aku sekali ini saja…

jangan kau terus kepakkan sayap lemahmu..

sembuhkan dulu semua sayatan yang ada….

baru kau coba lagi untuk mengalahkan dunia….

…..

………

sayapmu sedang patah….

kau tahu itu kan….??

~

nuns, aku jadi takut untuk berdiri…

aku takut tidak bisa berpikir positif lagi…

gosh……

Heart of Mine : Bobby Caldwell, Boz Scaggs, me.

*geser om bobby caldwell dari depan microphone*

*tarik nafas dari perut*

*mulai menyanyi*

~

One day
I may
find true love that will last forever
and ever
Till then
I’ll spend
A lifetime wishing us together
I never thought he’d say goodbye
And I’ll never understand
the reasons why

Heart of mine
How will you keep from dying
Stop reminiscing
Who is he kissing
Heart of mine
Oh what’s the use in trying
No one can mend you now

love plays
cruel games
I can’t believe he’s found another
to love him
Does he
miss me?
Sometimes I just can’t help but wonder
If I could stop the hands of time

Then I’d know he’d always be forever mine

Heart of mine
How will you keep from dying
Stop reminiscing
Who is he kissing
Heart of mine
Oh what’s the use in trying
No one can mend you now

Then I’d know he’d always be forever mine

Heart of mine
How will you keep from dying
Stop reminiscing
Who is he kissing
Heart of mine
Oh what’s the use in trying
No one can mend you now

Stop reminiscing
Who is he kissing
Heart of mine
Oh what’s the use in trying
No one can mend you now

Oh heart of mine.

~

ada lagu ini yang bisa dinyanyiin juga *menikam hati sendiri dengan piso beracun yang sudah berkarat* ๐Ÿ˜› .

kutitipkan sejumput mimpi padamu.

pada padang kutitipkan sejuta kesal di dada.

pada gunung kutaruh berjuta dendam di hati.

pada langit, kuterakan setipis senyum penyemangat hari.

dan pada angin kugantungkan mimpi untuk selalu menyelimuti duniaku dengan kehangatan.

padamu, hanya sejumput mimpi yang kubebankan di pundak kananmu.

itupun tidak bisa kamu jaga.

lebih baik, aku mempercayai angin, bukan?

~

“hai darling, apa kabar? gimana? udah ada setitik pelita di sudut hatimu kah?”

demikian sapaan penuh keceriaan dari seorang sahabat hati semalem ketika aku sedang dalam keadaan terkapar parah.

dan lalu akibat jawaban pendekku, sahabat hati itu bergegas meneleponku untuk setidaknya menularkan aroma positifnya ke padaku.

thanks ya bu… dan obrolan semalem berlanjut ke chat pagi ini.

she said, “celah kecil itu blom terlihatkah? kamu tidak mencarinya? atau kegelapan semakin pekat di duniamu?”

“semakin pekat. ada saat di mana aku bisa menikmatinya dengan penuh keoptimisan bahwa celah kecil itu ada, di suatu tempat dalam kegelapan ini. tapi untuk malam ini, kegelapan pekat benar-benar menelanku. dan aku merasa sesak.”

“darling, ambil cuti gih dan ke tempatku buat berlibur. mau bercerita hal yang sama lagi, hehehehe…”

“bu, iya… maaf yah kalo merepotkan banget dan membosankan sekali semua keluh kesahku ini. you did a great job to me. thank you banget dan aku harus bercerita apa lagi. still the same dengan tingkat kegelapan yang semakin pekat. that’s all.”

“darling, apakah kamu masih kecewa akan hasilnya?”

“hah, kecewa akan hasilnya? yaolo ibu… pan dari awal juga aku udah bilang kalo ketika aku memutuskan untuk melangkah, aku udah siap dengan apapun takdir dan hasil akhirnya tersebut. aku tidak menyesali hasilnya karena semua usaha, ikhtiar dan doaku udah maksimal untuk meraih hasil yang kuinginkan dan walopun hasilnya gag sesuai, berarti emang bukan rejekiku. that simple tokh, jeung? dan dari awal dulu aku udah paham banget atas konsep ini. dan aku tidak menyesali hasil akhirnya.”

“i was wondering…trus kenapa darlingku sorang ini tenggelam dalam kesedihannya jika tidak menyesali hasil akhirnya itu? kenapa coba?”

“yah, akyu tenggelam dalam kegelapan ini bukan hanya karena satu masalah itu aja kan bu. i have told you in a very long email tokh kapan dulu itu. about hal yang kita bicarakan semalam tentang mimpi yang tidak terjaga dan membuat aku kecewa, aku kecewa… kenapa kecewa?hmm… ibu, untuk menumbuhkan satu pohon, ada banyak unsur yang terkait dan saling bekerja sama dan mendukung. misal tanah dan air. air sudah berusaha maksimal dengan tidak membiarkan si tanaman itu kekeringan pun tidak membiarkan tanaman itu tenggelam berkubang air tapi si tanah berlaku tidak seperti air. dan itu yang membuat kadang emosiku menjadi gelap karena aku merasa seperti ditusuk dari belakang oleh orang yang sangat aku percayai. yah begitulah…”

“deu… jeung… lagi merasa dikhianati yak? ๐Ÿ˜€ yah, kalo emang kegelapan ini bukan karenaย  kecewa atas hasil akhir yang mana adalah hal yang paling salah jika sampai merasa begono ๐Ÿ™‚ jadi lega deyh eike… kupikir jij sudah tersesat ๐Ÿ˜€ , hihihihi…”

“haiyah, tersesat ke hongkong?! enggak kok, aku gag kecewa dengan hasil akhirnya, aku pun merasa udah berbuat sangat maksimal jadi tidak ada alasan untuk menyesali hasil akhirnya tapi aku tidak bisa berhenti berpikir dan merasa bahwa aku pernah ditusuk dari belakang dan itu membuat aku susah untuk percaya lagi ke orang lain bahkan ke hatiku sendiri ๐Ÿ˜› . yah begonolah…”

“hun, kata orang ikatan paling kuat adalah ikatan darah. tapi bagiku, ikatan paling kuat justru kutemukan dari orang yang tidak terhubung oleh darah sama sekali denganku ๐Ÿ™‚ . darling, jij boleh merasa untuk susah percaya, tapi tetep yah… jangan dipendam semua sendirian, kasian kamu… bukan karena kamu bukan tipikal cewek kuat, tapi masalah itu untuk diselesaikan dan ditendang bukan untuk dipendam sendiri. u know what i mean yah jeung… ๐Ÿ™‚ “

“hai, mademoiselle… ๐Ÿ˜€ . and thank you, anyway ๐Ÿ™‚ . miss you ๐Ÿ™‚ ”

“yup, miss u too… dah, balik kerja sana! *tendang imas keluar dari kamar gelapnya!* ๐Ÿ˜› . semangat! ๐Ÿ™‚ “

hihihihihi… ibuuuu… *jejeritan gag jelas* tengkyu yaaa… udah menemani akyu untuk beberapa saat dan mendengarkan racauan serta kicauan penuh emosiku yang gag enak baik buat didenger ๐Ÿ˜› .