tentang mimpi

sepanjang masa itu, aku serasa bermimpi

mimpi indah yang melenakan

kadang mimpi buruk pun muncul tapi…

tertutupi…

terkacaukan oleh banyak mimpi indahku.

hingga kemarin,

ketika aku tidak bisa berpaling dari satu mimpi buruk itu

terlukakah? tentu.

kemarin, kuanggap mimpi indahku telah berubah menjadi mimpi buruk

hari ini aku sadar,

semua itu hanya mimpi

dan hanya sebatas mimpi

yang lambat laun menjadi satu kenangan abadi

sebatas kenangan tanpa bumbu apapun.

hanya kenangan. titik period.

dan kamu, lelaki penabur benih kenangan itu.

kurasa, sekarang aku merindukan mimpi-mimpi indah itu…

dan juga kamu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: