P.S. I love you

haha… what so funny is, everything goes to that way and definitely with him. and yet, i’m not sure! is it what i really want? is it my best way? do i really want it for the rest of mylife?

karena sesuai kecenderunganku, aku menolak semua ide yang di-amin-i orang banyak, aku selalu mempertanyakan hal yang dianggap “memang sudah sewajarnya”.

si*l!

eniwei, currently reading, “P.S. I love you” by Cecelia Ahern. ada pilemnya siyh tapi sepertinya sudah tidak tayang lagi di 21 di surabaya (males nge-cek).

ttg sang istri (Holly-Hillary Swank) yang ditinggal mati suaminya (Gerry – Gerarld Butler, iya si bapak yummy itu πŸ˜› ) gegara kanker otak dan setelah 2 bulan masa iddah (halah! πŸ˜› ) si istri baru tau kalo alm. suaminya meninggalkan 9 (cmiiw) surat yang wajib dibuka sesuai bulan yang tertera dalam masing-masing amplop tersebut.

isi tiap amplop adalah instruksi/daftar yang wajib diwujudkan oleh si istri.

so sweet siyh tapi aku membayangkan betapa menyedihkan hidup seperti itu. okelah, setidaknya 9 bulan kedepan masih ‘berasa’ ditemani oleh sang suami, tapi kan it just a letter. and then what after that sweet nine months? masa berkabung kedua kalikah?

terbayang setiap tgl 1 dini hari, membuka satu amplop hanya untuk membaca beberapa baris tulisan tangan si suami yang selalu ada kata P.S. I love you. hati teriris-iris enggak? kalo aku rasanya bakal kolaps beneran karena bagaimanapun setelah satu bulan berjuang membiasakan diri dengan kesendirian dan mendadak di awal bulan baru diingatkan lagi bahwa there used to be a luvly one who hold me tight and kiss me gently. sedih kan? *maksa!*

jadi, membaca 418 halaman dari total 632 halaman selama beberapa jam semalam, sudah tidak terhitung berapa kali aku menangis dan tersedu-sedu merasakan semua yang dialami Holly, sang istri.

gag tau siyh bakal highly recommended book atau enggak krn blom tamat, tapi nona cecelia yang ternyata adalah putri dari perdana menteri irlandia (yaolooo… kenapa ada cewek yang diciptakan sesempurna dia πŸ˜€ ) lumayan pinter membuat alur cerita, walopun rasanya ending sudah cukup ketebak dari halaman 200-an dan juga bukan tipikal buku yang membuat kening berkerut-kerut dan a lotta surprise inside.

ringan walopun menyedihkan.

ngalir walopun bikin bete.

some parts rasanya konyol dan menyegarkan

tapi tetep! garis besarnya adalah sedih!

salah satu kalimat manis yang dituliskan oleh Gerry di suratnya untuk Holly,

Ingatlah semua kenangan manis kita, tapi jangan takut menciptakan kenangan-kenangan baru.

uuuuuu……. benar-benar si bapak Gerald Butler ini yummy yaaa…

jadi pingin makan es krim chocolate.

πŸ˜›

*Updated:

sepertinya kudu dan fardhu ‘ain untuk melihat pilem ini! bukan karena bukunya soooo amazing tapi gegara si bapak Gerald Butler dan ada Harry Connick Jr juga! *gag berhenti drooling* πŸ˜€

ternyata ngeliat pics doang itu masih kurang nendang, must see them! *lhoh?!* πŸ˜›

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: