Archive for May 13th, 2008

oh my………

um… kacau!

garis mati yang sudah aku tetapkan adalah per tanggal 23 Mei besok, itu dalam artian harus sudah rapi jali dan siap aku kirimkan tapi pada kenyataannya hingga sekarang, semua pilihan masih bertahan di titik 20 items padahal aku hanya perlu 5 items saja.

ahahaha… inilah bukti ke-narsis-an diri ini 😀 . diminta 5 malah semangat ngasih 20 😛 .

oke, masih 10 days to go. i just need my me-time, relax, focus, and choose but hey! what about utang membacaku? *tweew!*

inget! time management!

😛

by the way,

ada ya orang yang tercipta untuk tidak cerdas.

bukan berarti aku sombong dan menganggap diri ini amat cerdasnya! bukan begitu.

sadar diri bahwa ada beberapa orang yang jauh lebih cerdas dibanding aku dan banyak sekali orang yang kurang cerdas dibanding aku *hihihi…tetep narsis yeuh? 😛 *

seriously, hari ini berinteraksi dengan orang yang membuat aku berpikir, “aduh tobat! orang ini ngomong pakai otak apa enggak ya?”

kasar ya? tenang! it plays only in my head kok, diluaran siyh tetep senyum manis dan positif gitu 🙂 .

interaksi kami pun tidak berupa obrolan tentang rencana kami untuk menginvasi Amrik, atau strategi kami untuk menjajah Planet Mars, atau juga rencana kerja kami tentang evolusi ras manusia, malah obrolan kami hanya berupa obrolan casual, standard, biasa, dan umum aja tapi di otakku bener-bener hanya ada pikiran, “otak orang ini ditaruh di mana coba?”

and it brought me to the next step:

“seperti ini juga mungkin ya posisi orang super cerdas yang berinteraksi denganku.”

“ini kali ya yang berada di otak para supermen/women setiap aku recoki dengan pertanyaan-pertanyaan yang bagi mereka gag penting sama sekali.”

hello, Imas! otakmu ada di mana?!

haha!

sedap yak?

😛

anyway,

tendangan hari ini membuat aku berharap dan berdoa, “Tuhan, setelah tahap ini, semuanya tidak mungkin akan lebih buruk dan lebih gelap dari ini. iya kan??”

dan aku pun bengong plus merenung. karena rasanya lega juga karena sudah bisa melewati satu tahap yang gelap dan buktinya i’m still standing here and able to smile to which i dont know what it is.

and suddenly! satu bohlam berpijar dengan terangnya di otak yang sangat layak gadai ini.

“no way! segala sesuatu itu mungkin. dan mungkin saja akan lebih buruk dan lebih gelap dari yang sekarang ini! how come you did not think like that?!”

it’s always the darkest before it goes pitch black

err…

eugh…

iya kan? iya kan? iya kan?

it’s because of my lack of imagination? i assume that way.

ouch!

how to read a book efficiently.

i know something is wrong with me tapi lately ini semakin berasa something itu sangat mengganggu.

tentang apakah ini? yaitu tentang cara membacaku.

oke, finally i have my me-time to read and finish semua hutang baca bukuku. (oh my, ada berbanyak buku yang ngegantung dan blom selesai maupun sama sekali blom aku sentuh, ugh!). at least last weekend until now, i considered my me-time as a time to read-read-read-and-read any kind of books.

but…

(there always “but” in everything yak? 😛 )

it is hard for me to keep focusing on one book.

it is hard for me to reach any main point, value of it in my first time reading.

say, a book contains 600 pages (more or less) will be efficiently and effectively read by me if i have another simple, light book (oke, 2 comics will be perfect). and it took at least one full day (with no other activities AT ALL!). gosh! jelas gag mungkin tokh?

and it’s getting worst since i am a “one go” type of reader. jadi begitu satu buku terputus sewaktu membacanya, setidaknya aku harus mundur satu chapter ke belakang supaya ingat atas isi, emosi, pokok dari buku tersebut.

jadi? bisakah terbayang betapa lama waktu yang aku perlukan sekarang ini untuk menyelesaikan satu buku dan mendapat point, ide, emosi, inti cerita dari satu buku tersebut?

bisa siyh untuk membaca cepat tapi (again, “but” huh?!) got nothing. just finished “chapter one” to “the end”. that’s all… and i dont like it.

jadi kerja dua kali.

wasting waktu beberapa jam.

jika buntutnya adalah harus berjuang untuk bisa fokus lagi ke satu buku dengan cara re-read satu chapter yang telah terbaca terakhir kalinya.

*bengong*

that’s one problem.

another one is…

since i’m a “one go” type of reader, ya, ya curious all the time, curiosity kills the cat, i just cant help my self to figure out how it end and i dont care of its value, point that mostly lay down in every chapter waiting for me to pick it up and say “si*l, point-nya ini bener banget! nusuk di hati banget! 😛 “. so, starting reading from first chapter, reading, reading, and reading (plus reading another 2 comics) and then finish-the end-fin-tamat. full stop. titik period. nothing.

+ “apa pesan moral dari buku yang barusan dibaca?”

– “eh, emang ada pesan moralnya?”

+ “lhah, buku itu tentang apa tokh?”

– “er… tentang apa yak? tentang percintaan deyh, antara si kaya dan si miskin. um… by the way, aku lupa nama tokoh utamanya.”

yah, begitulah.

tetap aja perlu re-read, bukan?

eh, tired deyh…

ternyata, i’m not a good reader yah?

padahal melihat nafsu pribadi, ada beberapa banyak buku yang sudah masuk ke wish list untuk dibeli sementara buku yang sudah terbeli pun blom semua tamat dibaca.

maruk yeuh?

😐

anyway, how to read a book efficiently ya?

jika kebiasaan buruk ini terus berlanjut, err……

*merasakan dompet yang semakin sakit hati*

PS: so now i’m planning my self to have all my book RE-READ (i think i decide this without considering that i have many books to READ waiting on the list now. ok, not many as 100 books or more, it just 5 books and each are about 500 pages and more…eugh…), just to get the point, idea, moral of the story.