oh my………

um… kacau!

garis mati yang sudah aku tetapkan adalah per tanggal 23 Mei besok, itu dalam artian harus sudah rapi jali dan siap aku kirimkan tapi pada kenyataannya hingga sekarang, semua pilihan masih bertahan di titik 20 items padahal aku hanya perlu 5 items saja.

ahahaha… inilah bukti ke-narsis-an diri ini πŸ˜€ . diminta 5 malah semangat ngasih 20 πŸ˜› .

oke, masih 10 days to go. i just need my me-time, relax, focus, and choose but hey! what about utang membacaku? *tweew!*

inget! time management!

πŸ˜›

by the way,

ada ya orang yang tercipta untuk tidak cerdas.

bukan berarti aku sombong dan menganggap diri ini amat cerdasnya! bukan begitu.

sadar diri bahwa ada beberapa orang yang jauh lebih cerdas dibanding aku dan banyak sekali orang yang kurang cerdas dibanding aku *hihihi…tetep narsis yeuh? πŸ˜› *

seriously, hari ini berinteraksi dengan orang yang membuat aku berpikir, “aduh tobat! orang ini ngomong pakai otak apa enggak ya?”

kasar ya? tenang! it plays only in my head kok, diluaran siyh tetep senyum manis dan positif gitu πŸ™‚ .

interaksi kami pun tidak berupa obrolan tentang rencana kami untuk menginvasi Amrik, atau strategi kami untuk menjajah Planet Mars, atau juga rencana kerja kami tentang evolusi ras manusia, malah obrolan kami hanya berupa obrolan casual, standard, biasa, dan umum aja tapi di otakku bener-bener hanya ada pikiran, “otak orang ini ditaruh di mana coba?”

and it brought me to the next step:

“seperti ini juga mungkin ya posisi orang super cerdas yang berinteraksi denganku.”

“ini kali ya yang berada di otak para supermen/women setiap aku recoki dengan pertanyaan-pertanyaan yang bagi mereka gag penting sama sekali.”

hello, Imas! otakmu ada di mana?!

haha!

sedap yak?

πŸ˜›

anyway,

tendangan hari ini membuat aku berharap dan berdoa, “Tuhan, setelah tahap ini, semuanya tidak mungkin akan lebih buruk dan lebih gelap dari ini. iya kan??”

dan aku pun bengong plus merenung. karena rasanya lega juga karena sudah bisa melewati satu tahap yang gelap dan buktinya i’m still standing here and able to smile to which i dont know what it is.

and suddenly! satu bohlam berpijar dengan terangnya di otak yang sangat layak gadai ini.

“no way! segala sesuatu itu mungkin. dan mungkin saja akan lebih buruk dan lebih gelap dari yang sekarang ini! how come you did not think like that?!”

it’s always the darkest before it goes pitch black

err…

eugh…

iya kan? iya kan? iya kan?

it’s because of my lack of imagination? i assume that way.

ouch!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: