Archive for May 26th, 2008

me, no longer a dramaqueen

cerita tentang ini, tidak terhenti pada hari atau minggu itu saja. tapi masih berkelanjutan hingga detik ini.

dan sepertinya adalah satu kemajuan besar bagiku karena aku tidak membesar-besarkan and acting as a silly dramaqueen the way i used to be tokh? *standing ovation for my self 😛 *

pihak-pihak yang terkait, dalam hal ini adalah si-mas-lagi-ngapain tersebut, oh by the way, we should talk about your habit! your weird habit to me for always sending me a short message just saying, “lagi ngapain?” anytime, anywhere no matter i already reported to you that i was doing this and that just 5 minutes before you sms-ing me your “lagi ngapain”, weird!

but funny…

and i love it

*blushing*

back to the case,

it is good and great since i did not do anything to make a fool of my self for having that kind of “intuition/sinkronitas/bahasa semesta/whatever” and be a dramaqueen as i used to be no matter how it really became a matter for me.

but i’m really okay by being silent and said, “ok, now what?!”

eventough si-mas-lagi-ngapain had a new habit, reminding me of this matter and give me a rude conclusion, “either you or him has something in mind and trying to make a contact.” and after a long discussion, he said it was all about jealousy 😀 .

and just about now, when proof is talking and i discuss it with si-mas-lagi-ngapain, and he said, “it is up to you. it’s something that you have to decide by your self and take a full risk of it whether you want to greet him or not. dont ask me, just let me know about your decision.”

when i said, “i think i’m gonna do nothing. not because there is still any anger because i’m not. it just that i can’t see something beneficial between us, inside any relation between us and definitely because i dont care anymore about him, i dont care whether he thinks i’m a good or a bad girl. that’s my decision.”

and si-mas-lagi-ngapain bilang, “yakin? bener kamu tidak takut untuk dianggap jahat dan buruk? kalau seumpamanya dianggap kamu tidak dewasa, gimana?”

perlu beberapa saat siyh untuk memikirkannya. karena si mas bener-bener ngerti bahwa aku punya ketakutan tersendiri atas anggapan orang lain terhadap diriku (berasa di skak mat sama si mas 😛 ).

aku bilang, “apakah dewasa juga untuk menilai ketidakdewasaan seseorang dari satu faktor dan satu kejadian ini saja? apalagi dengan latar belakang masalah antara aku dan you-know-who.”

dan bukankah aku berprinsip, “i dont have any control to your mind, vice versa, bukan?”

habis perkara.

~~

anything happened for a or some reason/s. and i deserve what best in my life.

prikitiiw…

er……

cape deeeeeeeeeeeeeeeeeeee… *usap keringat di dahi sambil memandangi seseorang*

ya iyalah! masa’ ya iyatah?!

*haha! postingan amat tidak penting dalam rangka mengikuti cuaca siang ini*

btw, postingan tidak penting ini menandakan postingan ke 301-ku, hore! gag penting!

ingat, fase!

ya, ya… PMS attack.

dan…

ya, ya… semua ada fasenya.

F   A   S   E   !

dan sekarang fase di mana semua berasa berat dan berat dan akan berasa amat ringan serta menyenangkan jikalau bisa memaki orang, menampar atau apapun kekerasan domestik yang bisa saya lakukan.

ke pasangan saya?

wah, tentu tidak dan bukan! he does not deserve it. walopun justru sasaran paling gampang, paling menyenangkan, paling mudah adalah dia, but thanks, no thanks.

walopun dia pun sudah menawarkan diri, “siklus bulanan bukan? paling juga 5 menit dan setelah selesai kamu akan merasa menyesal yang amat sangat? dan aku bisa membalasmu dengan lebih tak berperikemanusiaan, bukan?”

nah, itulah… karena si mas ini lebih kejam dibanding aku!

bukan… bukan karena aku terlalu menyayanginya atau kasian padanya!

hihihihihihihihihihihihi…

anyway, sebenernya ada satu sosok yang sangat diidamkan untuk bisa aku caci maki, aku tampar, aku marinate dengan campuran air jeruk, cuka, dan garam. sayangnya, jalur komunikasi sudah terputus jadi sosok tersebut terselamatkan.

tapi ya sutra, kalo mentok pasti larinya ke si mas, tentunya dengan berbekal hitam di atas putih dengan meterai 6000 donk ah… 😛

anyway, many things happen dan semakin jago serta terasah kemampuanku untuk berbohong which is i never thought its something that i can be proud of now and then.

sedang meredam emosi juga terhadap satu lingkungan yang atas kekurangan dan kecacatan yang dimiliki menjadikan semua sosok terkait lemah.

dan setiap kesalahan yang terjadi selalu menyodorkan kekurangan dan kecacatan tersebut sebagai alasan kesalahan itu serta menjadikannya sebagai alasan untuk do nothing dan menerima apapun itu.

jelek!

seperti…

“aduh, itu kalimat bacanya apa ya? gag kelihatan. mataku sudah minus ribuan, bukan?”

*suara di otak dan hatiku*

~ oke, mata memang sudah rusak, minus ribuan, how about buying glasses? or get closed to the whiteboard?~

“kan aku sudah bilang kalo mtaku minus ribuan, jadi aku gag bisa baca oleh karena itu ujianku gagal deyh.”

*suara di otak dan hatiku lagi*

~eugh… as if there is no other way!~

analoginya seperti itu.

i dont like that attitude.

lalu, sudah beberapa minggu ini ya ada beberapa banyak nomor asing, private number, call 1 yang masuk dan tidak aku tanggapi.

bahkan mereka yang tpun di saat-saat yang tidak wajar. jam 2 dini hari? plis deyh!

kenapa?

mengganggu. dan aku pun tidak yakin akan penting tidaknya tpun-tpun tersebut.

keberadaan handphone memang sangat membantu dan memudahkan komunikasi serta pemeliharaan tali silaturahmi but atas kekacauan otakku, handphone could be so… disturbing!

memang, siapalah aku karena aku hanyalah satu sosok kecil tapi bahkan satu atom pun memerlukan ruangnya dalam rotasi bumi ini, bahkan satu partikel kecil pun memerlukan ruangnya untuk menjalankan perannya sebagai satu partikel kecil yang tidak penting.

hibernasi. hiatus. whatever, you named it lah, that’s me now.

dilihat sebagai satu sikap berdosa yang memutuskan tali silaturahmi? oh, boleh… silahkan. be a judge, please judging me. like i care.

dan ternyata ruang kecilku ini sangat menyenangkan untuk diperhatikan.

menyortir apapun yang berkenan untuk aku masukkan ke ruang kecil ini pun ternyata sangat mengasyikkan.

menutup telinga dan mata atas partikel lain pun ternyata sangat seru.

jadi?

sudahkah anda menerima dana BLT?

jika

luvly wiken ditutup dengan obrolan berat dengan seorang sahabat hati yang sedang membutuhkan dukungan untuk bangkit lagi dari keterpurukan masalah hati.

seorang sahabat hati yang selalu menebarkan aroma semangat dan semangat “dunia indah” yang untuk sementara ini sedang patah.

dan ketika diharuskan memilih diantara berbanyak teori, kata mutiara atas pengalaman menyakitkannya yang masih baru saja terjadi, fresh from the oven, dibandingkan pengalamanku yang telah beberapa waktu lalu terjadi, kita sepakat memilih jika.

tetap, sahabat hati yang memilih berpositif ria meskipun diijinkan dan didukung untuk mencaci maki 😀 .