Archive for June 30th, 2008

lagi-lagi

talking about sinkronitas/pertanda/firasat/whatever, you named it lah *ya, ya, lagi-lagi topik ini*, rasanya beberapa hari terakhir ini benar-benar bikin emosi terbangun antara bete, lutju, nyebelin, gag masuk akal, dan menyenangkan (i dont know which one is more profound).

jika dalam dunia kartun, komik, dan animasi, aku akan menggambarkan diriku (dengan muatan emosi se-complicated di atas) sebagai sosok ibu-ibu yang memakai kebaya plus kain panjang, rambut digelung yang dari penampakan muka terlihat sangat kalem dan anggun dan tipikal wajah yang tidak beriak maupun bergejolak, yang mendadak mengikat ujung kebayanya, mengangkat kain panjangnya, lalu bergegas mendaki bukit dan begitu sesampainya di puncak si ibu itu hanya memandang kekejauhan dengan sinar mata yang setajam silet dan raut muka yang tetap dingin.

tidak ada kejadian yang ‘nendang’ dan ‘nonjok’ banget hanya saja, tamparan halus justru semakin sering terjadi tanpa melihat waktu dan tempat justru di saat sedang berada dalam lingkaran semangat 45 to get over it, all of it.

dan itu membuat emosi menjadi apa ya… bukan labil, alih-alih dari benci malah menjadi spicles karena merasa how funny it was.

no, i did not do anything juga karena i dont want to do anything, and i’m not supposed to do any kind of action. hanya boleh diam.

tapi bukannya keadaan menjadi tenang, keadaan malah bergolak dan jalan yang terbuka lebar di depanku adalah justru jalan di mana aku HARUS marah-marah dan membuat kekacauan lainnya.

seolah…

satu luka di punggung akibat tusukan dari orang yang dulunya kuanggap tidak akan pernah bisa menusukku dari belakang, yang akhir-akhir ini semakin cepat mengering, mendadak ada satu tangan tak bertuan yang menusukkan pisau yang lebih berkarat di bekas luka tersebut. in the same exact place.

haha! sakit tapi lutju karena aku tidak tahu tangan siapakah itu, aku juga heran kenapa aku hilang kewaspadaan, dan hebatnya lagi, semakin aku berkelit semakin sakit tusukan itu.

dan juga luka itu sudah tidak mengeluarkan darah, meskipun kadar perihnya masih sama.

apa memang aku seharusnya membuka jalur komunikasi dengan semua pihak yang terkait lalu memarahi mereka ya?

untuk apa?

untuk meminta penjelasan? lalu setelah itu apa lagi?

untuk menunjukkan kesalahannya? buat apa yak? kalo dia mah tipe yang gag bisa menerima masukan orang lain. selama bukan diana sendiri yang menyadari apa kesalahannya, gag guna juga aku meneriakkan daftar kesalahannya. so?

tapi ya itu, sinkronitas/pertanda/sign/energi… akhir2 ini berasa pekat banget terhubung padanya.

and some how, it’s scary.

anyway, kenapa tiger type terbaru semakin banyak berkeliaran di Surabaya ya? tipe terbaru dengan modifikasi  yang 99% sama (windshield, knalpot, warna). brought a lot of memory dan jadi berpikir yang tidak-tidak 😀 .

hm… wondering, apa emang seharusnya i do something yak?

*berpikir*

naa… =; .

Sahabatku Bintang

ada yang punya MP3 atau video dari lagu ini kah?

Sahabatku Bintang, cipt. Trie Utami
Vokal: Kita-Kita (Bashira, Monica, Alvin, Willy)

Sahabatku bintang, terang cemerlang,
bertebaran di angkasa.
Sahabatku bulan terangi malam,
sang purnama mulai tiba.

Temani aku dalam lelap tidurku.
Temani aku dalam mimpi indahku.
Menari-nari di alam semesta.

Sahabatku alam terima kasih,
Esok kujelang bersamamu.

mau donk…

*capek dan desperado searching lagu tersebut*

anyone?

ini lagu tahun kapan ya?

*melirik ke nunz* rasanya pas awal kita kuliah, ya bu? karena seingatku, setiap nyanyi lagu ini trus kita sambung ke Alam, teman kuliahmu tersebut.

bener gag bu?

ADA YANG PUNYA MP3 ATAU VIDEONYA KAH?

MAU!

on a lazy weekend.

weekend kemaren sedang dalam mood yang amat baik untuk mencermati *halah!* beberapa pilem. ada atonement, the eye, avatar, before sunset, my girl and i, reign over you, jane eyre, dan beberapa pilem laennya.

oleh karena itulah aku bilang kalau banyak yang harus diabadikan, karena niat baikku adalah untuk mereview beberapa pilem yang dalam beberapa wiken ini sedang sering digauli.

dari pergaulan itu, ada beberapa quote yang menarik, diantaranya adalah:

avatar:

“memang kadang sakit untuk punya harapan tapi lebih sakit jika peduli.”

“terkadang hidup seperti terowongan gelap ini, selalu ada cahaya terang diujung sana hanya saja kita harus terus berjalan.”

Monalisa smile:

“Perubahan butuh waktu dan kau tidak membiarkan waktu mengejarmu.”

Before sunset:

“Memory is a wonderful thing if we dont have to deal with the past.”

ada beberapa pilem yang emang diniati untuk retongton seperti monalisa smile, before sunset, jane eyre. dan kesimpulan dari retongtong tersebut adalah, “MUST HAVE THEM!”

bukan karena pilem-pilem retongtong itu hebat dari segi tekniknya, atau apa, tapi i just love the way they brought the story.

before sunset. adakah yang tidak menyukai pilem ini? (plus before sunrise yang unfortunately, i cant find it anymore 😦 ). betapa keseluruhan cerita tersampaikan dengan manis, lugas, wajar, padat, pas, berkesan, ringan tapi bermakna, dengan scene yang hanya berupa obrolan dari 2 orang tokoh utama dengan rute toko buku hingga apartment. dan itu hanya berisi obrolan dua orang saja.

aku membayangkan justru karena adegan hanya simple berupa obrolan 2 tokoh sepanjang cerita tersebut, obrolan yang diabadikan oleh kamera berjalan, dan obrolan itu bukan sekedar obrolan tanpa makna, bukan sekedar nice chit chat saja tapi penuh dialog-dialog cerdas tanpa aroma menggurui, tanpa ketidakwajaran.

dengan keminiman scene (95% hanya memperlihatkan obrolan antara Jesse, played by Ethan hawke, dan Celine, played by Julie delpy, selama perjalanan mereka menuju apartment Celine), tentu pada awalnya sudah terbayang betapa membosankan pilem ini, bukan? oh, come on, adegan semenarik apa siyh yang bisa disuguhkan dari dua orang yang berbicara tanpa henti sambil berjalan?

but you are wrong jika beranggapan seperti itu karena sepanjang pilem tersebut, semua mengalir wajar, pas, natural tapi penuh makna dan full cerita dengan dialog yang sangat cerdas TANPA AROMA MEMBOSANKAN SEDIKITPUN. bahkan keromantisannya pun ditunjukkan dengan cerdas.

haha… aku yakin, tidak akan habis aku menceritakan kekagumanku atas satu pilem ini jika aku tidak dengan terpaksa sukarela menghentikannya sendiri.

kesimpulannya? MUST HAVE THEM, karena keunikan dan keindahannya.

lalu ada Jane eyre, salah satu adaptasi dari novel karya Charlotte Brontë.

apa yang aku suka dari pilem ini ya? somehow, ketika melihat pilem serial ini, aku langsung teringat kepada pilem Pride and Prejudice dan beberapa novel karya Jane Austen.

apa yang aku lihat mirip dari Jane Eyre dan beberapa novel karya Jane Austen? adalah kemiripan dari tokoh wanita dan tokoh pria-nya.

Tokoh wanitanya selalu tipikal tokoh wanita keras kepala, cerdas, pandai berkata-kata, pedas dalam berkata-kata, mempunyai kesinisan tertentu, (oh, am i talking about myself? 😛 ) dan menyukai para pria yang selalu seperti tokoh pria dalam lawan mainnya ini.

Tokoh prianya selalu tipikal tokoh yang jutek, sinis, berkharisma, penuh aura gelap, tidak suka bermanis mulut.

lalu jika Jane Eyre dibandingkan dengan Pride and Prejudice? both of them punya dialog yang cerdas tanpa terkesan menye-menye dan rendahan.

for me, they both are parfait!

oh, sudahlah! tidak perlu membaca ini berlama-lama. tongtonlah!

gosipnya nee…

*juragan gosip bertampang serius mode on banget!*

eh, eh… udah pada tau kan tentang satu acara lawak yang sedang happening buanget?!

soalnya satu acara tersebut memegang rating tertinggi untuk kategori acara lawakan. dan sejauh pengamatan juragan gosip, banyak orang yang sudah terkena virus gaya becandaan dari acara tersebut.

tau kan? tau kan? acara yang aku maksud ini?

itu tuwh, yang tayang di S**V setiap hari jam 18:00 kalo gag jam 18:30WIB.

lutju sekali, bukan?

soalnya juragan gosip selalu tidak berhenti tertawa terbahak-bahak hingga muntah-muntah akibat kelutjuan acara tersebut.

eugh… berita basi yak?

yaa, maklumlah. sini emang dapat gelar juragan gosip tapi sini kan akhir-akhir ini tidak terapdet, beda sama situ yang gawl dan sudah dari awal mendeteksi acara di S**V yang tayang setiap hari di jam 18:00 atau 18:30WIB bakal merajai kancah dunia per-lawak-an.

tapi situ deal sama sini kan kalo sini bilang acara tersebut mengalahkan XtraV*****A dalam hal kelutjuannya, bukan?

situ juga lebih parah dan lebih gila ketawanya dibanding sini kalo melihat acara tersebut, bukan?

memang, juragan gosip minta ditendang yeuh?

*lempar semua shitnetrong ke ujung timbuktu*

d’oh…

*juragan gosip bertampang serius mode off*

P.S.:

ada banyak yang mau diabadikan di sini, saking banyaknya jadi bingung memulai. bikin draft satu-satu aja kali yak?

*misi dimulai*