Archive for August 21st, 2008

six unbelievable days

sabtu malam, 16.08.2008

telah beberapa saat dan beberapa lama memendam rasa dan emosi. menahan kepedasan mulut untuk berkomentar-berargumen-berdebat-bersilat lidah-&-membela diri, menundukkan muka dan memadamkan bara api di mata, semua atas nama senioritas-respect-hormat-sayang.

sama sekali bukan atas alasan tidak berani ataupun merasa salah dan takut terkalahkan hingga akhirnya harus menurut dengan tidak tulusnya. semata hanya atas nama hormat-sayang-senioritas-respect.

bukan marah, apalagi benci, dendam pun tidak mempunyai kuota sedikitpun di hati. tidak pula merasa bingung, gamang, merasa terombang-ambing ataupun lost focus.

hanya merasa kesal dan tidak mengerti atas pemikiran-pemikiran tersebut. kesal yang sungguh sudah mencapai puncaknya hingga ke ubun-ubun. bukan marah dan bukan benci pun tidak dendam.

kekesalan yang sangat memuncak tetapi tidak bisa memasuki area amarah ini berbuah suatu…

apa ya…

ketidakpedulian.

ketidakbutuhan.

sungguh, saia sudah benar-benar tidak ada daya, tenaga, dan niat untuk membela diri, menyamakan persepsi, membuat orang lain paham. karena merasa sudah tidak ada gunanya lagi untuk mendapatkan pembelaan mereka, dukungan, maupun pemahaman.

it’s just enough.

tapi rasanya menyedihkan, ketika melihat beberapa orang justru berpijak di ranah yang sangat berbeda dengan apa yang aku maksudkan (bukan, bukan dalam konteks mengenai apa yang aku inginkan) dan melihat mereka keukeuh bertahan di situ.

inikah yang disebut sendiri?

enggak, aku tidak merasa sendirian maupun kesepian. justru aku merasa kasihan melihat mereka semua itu. i’m heading to the north, why are you, all of you, heading to the south?

mungkin juga justru mereka yang lebih benar dibanding aku. eh, ini bukan perkara benar dan salah dink. akan lebih tepat jika aku bilang, “mungkin juga justru arah yang mereka tuju dan tapaki adalah arah yang lebih simple dan mulus”, tapi garis finish yang terlihat berbeda sekali, kenapa aku harus bersusah payah mencapai garis finish yang tidak aku inginkan?

dan

sungguh, saia sudah benar-benar tidak ada daya, tenaga, dan niat untuk membela diri, menyamakan persepsi, membuat orang lain paham. karena merasa sudah tidak ada gunanya lagi untuk mendapatkan pembelaan mereka, dukungan, maupun pemahaman.

it’s just enough.

karena kamu sudah mempunyai persepsi sendiri tentang aku. karena kamu pun punya harapan tersendiri tentang aku. you want me to be a fullblooded angel. well, i can’t. and i wont say sorry for that.

semua hanyalah, terserah.

minggu malam, 17.08.2008.

God, what have i got myself into?

*tertawa terbahak penuh sarkasme dan kesinisan*

it’s not about getting mad and revenge, not at all.

for me, it’s just that…

i dont get over something like this easily. as easy as anybody else.

i cursed the day when i opened myself to this possibility, when i welcomed it.

well, ok, i participated in the ruining too, to be honest. you may blame me for this mess. but again, it’s not about getting mad and planning a sweet revenge. i dont want to plan any sweet or bitter revenge at all. but i’d be a cold hearted bitch if i say that i did not angry. i WAS angry AT THAT TIME. AT THAT TIME. THEN not NOW. (please, you dont have any time disorder, rite?)

yes, i disrespected you. i did it up to now.

for taking my ages, my years, my moments, for not paying a serious attention, for not listening, for teaching me about hatred, for teaching me not to trust anyone, for teaching me not to respect one institution. see, it’s not about i-hate-you-matter anymore, nor anger.

it’s all about what you teach me.

it’s all about how you show me how to protect myself.

and still you asked me to be a fullblooded angel for you? an angel with a H.U.G.E M.A.S.S.I.V.E positive thinking and attitude load for you? how could you?

you said, “it is normal if you hate me and get angry. i understand it.” but then you also said, “but please, dont forget to smile and be nice to me.” over and over again.

what do you mean by that?

oh, well, have i turned into a cold hearted-pathetic-bitter-sad-bitch in front of you? i have?

well, that’s great.

kamis siang, 21.08.2008.

it’s been a bloody hell days but hehe… selalu ada sisi-sisi lutju dan bisa diketawain hingga puas. so, i guess it will be okay.

thanks to you ya bu (kapan punya jurnal online, ibuu?)

kupikir setiap orang pasti mempunyai beberapa sahabat terhebat dalam satu atau dua hal. nah, bagiku, ibu muda itu adalah partner in crime yang hebad dalam urusan cela mencela 😀 . setiap curhat ke ibu muda ini, senista apapun isi curhatan tersebut, pada akhirnya justru kita sibuk mencela orang lain dengan kejumpnya dan curhatan gag penting tadi menjadi lebih berasa ringan dan solvable 🙂 .

so, i guess i should thank to you, bukan?

merci beaucoup, madame 🙂 .

anyway ibu,

i’m not sure whether this afternoon i beat my ego or not. well, i consider myself for following their scheme but deep down, i’m afraid.

i’m afraid all that i’ve decided this morning are only as my way to punish them, to show how wrong they are for putting me in this scheme, for wishing me to nod.

but you know tokh (ok, you may think that i defend myself) that all of this fight, my struggling, is hard. and you know damn well how tired i am.

do i give up in fighting my life?

maybe i am, bu.

maybe i am.