Archive for September, 2008

pulang

saatnya pulang,

menuju titik awal tempat semua berasal. setapak demi setapak menyapa titik-titik perjalanan yang pernah terlewati.

seolah berbekal ransel besar untuk wadah memunguti segala yang pernah tercecer. membersihkannya. tersadarkan atas beberapa jejak yang kuat tertinggal. mengusap luka yang masih berbekas dan bahkan beberapa masih berdarah, untuk nantinya hanya tersenyum tulus dan berucap, “i’ve changed and getting stronger. thank you.”

inci demi inci semakin mendekati titik awal tempat semua berasal, rumah. untuk akhirnya dipeluk dan berkata, “Bapak, ibu, saya pulang.”

kawans, ramadhan sudah hampir berakhir. sebentar lagi, perjalanan menyongsong ramadhan tahun depan akan kita tempuh, untuk itu, maaf, saya mau mencuri start πŸ˜› .

mohon maaf lahir dan batin

semoga kita termasuk pemenangnya, amien!

dan semoga kita masih bisa berjumpa di ramadhan tahun depan, amien!

jadi, sudahkah kawans menunaikan kewajiban berzakat fitrah?

psst, pic di atas didapat dari http://www.gettyimages.com *males bikin link πŸ˜› *

another sms taudziah

pada awalnya sudah sangat tidak terpikir sama sekali mengenai nomor-nomor asing tersebut. terutamanya nomor 085234058970, setelah sms-nya yang kedua, hingga ada beberapa kali nomor-nomor asing laennya yang mendadak hobi memiskol nomorku. dan nomor-nomor asing tersebut berbeda tapi masih satu wilayah krn awalannya masih 085234xxxxxx.

jadinya langsung sukses ber-suudzon ria bahwa semua nomor satu wilayah tersebut adalah dari pelaku yang sama dan karena pikiran tersebut jadi beride untuk, “bagaimana kalau saya tanggapi tingkah si pengirim sms taudziah tersebut dengan ‘baik’ dan ‘benar’ yak?”

pertama, ingin membalas sms keduanya dengan sopan seperti ini, “terima kasih lagi untuk sms taudziahnya.” lalu niat iseng timbul sehingga beride untuk membalas sms kedua tersebut seperti ini, “lo PASTI tidak kaya dan tidak cakep tapi MERASA baik hati sekali yak?”

pada akhirnya memang semua ide-ide tersebut aku biarkan saling menumpuk untuk akhirnya terlupakan hingga tadi pas waktu saur, si pemilik nomor tersebut mengirimkan satu sms taudziah lagi yang bunyinya begini:

Puasa & Qur’an akan memberikan syafaat kepada hambaNYA. Puasa berkata, “Tuhanku, aku telah menghalanginya dari makanan dan syahwat pada siang hari, karena itu izinkanlah aku memberi syafaat kepadanya.” Al-Qur’an berkata, “aku telah menghalanginya tidur pada malam hari, karena itu, izinkan aku memberi syafaat kepadanya.” Rasul bersabda, “Lalu keduanya diizinkan memberi syafaat.” (HR Ahmad, Thabrani & Al Hakim)

benar-benar sms yang bagus, bukan?

orang tersebut sudah mau bersusah payah mengetik dan mengirimkannya padaku pas waktu saur.

i should say “thank you” to her/him, rite?

tapi kenapa sms sebaik itu tidak dibarengi dengan manner yang baik dengan memberikan identitas aseli dan benar kepadaku? apa yang menghalanginya memberikan namanya padaku?

dan seseorang yang tidak gentle seperti itu, tidak peduli sebaik apapun smsnya, bukanlah orang yang bisa asyik untuk diajak berteman.

jadi ya kupikir, terserahlah… jarimu, hpmu, pulsamu, pikiranmu, hatimu, waktumu, semua milikmu yang kamu berikan padaku dalam bentuk sms ini, aku terima dengan baik dan benar.

tapi ya maaf, aku tidak berniat membalasnya selain dengan doa, “Tuhan, semoga orang ini segera menemukan keberaniannya untuk frontal dan gentle mengakui identitas dirinya padaku, amien!”

i dont understand. apa susahnya mengetikkan nama di akhir sms panjangnya tersebut? padahal jelas-jelas mengetikan sms sepanjang itu, yang sampai 2 pages dia lakukan tanpa pikir panjang padahal aku telah bilang bahwa aku tidak mengenalnya.

susah ya jika punya fans yang aneh gini.

*sigh*

and who are you?

this number, 085234058970, at first sent me this message:

Muslim adalah orang yang jika muslim lainnya tidak merasa terganggu dengan lisan dan tangannya. sedangkan mukmin adalah orang yang membuat orang lain merasa aman terhadap darah dan hartanya.

and i replied like this:

ok, terima kasih untuk remindernya tapi maaf, kamu siapa?

the owner of that unknown number did not answer my question but sent me this message:”

bukanlah ketampanan/kecantikan ataupun kekayaan seseorang yang kita harapkan jadi jodoh kita tapi yang utama adalah QURROTA A’YUN waj’alna LILMUTTAQINA IMAMA,-AL FURQAN:74.

wot de maxut, coba?

well then, to me, no matter how good its content, no matter how great the message is, but if s/he did not answer my simple question, s/he did not introduce her/himself due to my question “kamu siapa?” then it means s/he is just a jerk. *pardon my French, kawans. sigh*

it’s a matter of manner for me.

maksudku, apa susahnya memberikan namanya padaku? ok, mungkin memang berjiwa iseng dan jahil melebihiku tapi are you serious? bener serius mengutarakan alasan kejahilan sebagai pembenaran atas sms tanpa identitas di atas? sms seserius dan sebaik itu lhoh?

kalau sudah seperti itu, bagiku berarti s/he not good enough bahkan untuk dijadikan teman per-sms-an. baik? not even close! tidak peduli seberapa besar rasa penasaran saya padanya. it’s enough.

males menanggapinya lagi. mau tpun a.k.a miskol juga go ahead.

mencurigai beberapa oknum siyh tapi setelah dipikir… duwh, boo! eike rugi banget siyh memikirkan hal beginian. suka-suka si pengirim itu lah! yang penting aku sudah menjawab smsnya yang memberitahukan padanya kalo aku menerima-berterima kasih-tapi tidak tahu identitasnya. ya sudah tokh?

ya sud! walopun tetep gag ngerti, apa susahnya siyh memberikan identitasnya ke aku?!

habis perkara. period.

and the meaning is…

What Catur imas lia sakuntala Means

You are very open. You communicate well, and you connect with other people easily.
You are a naturally creative person. Ideas just flow from your mind.
A true chameleon, you are many things at different points in your life. You are very adaptable.

You are usually the best at everything … you strive for perfection.
You are confident, authoritative, and aggressive.
You have the classic “Type A” personality.

You are a seeker. You often find yourself restless – and you have a lot of questions about life.
You tend to travel often, to fairly random locations. You’re most comfortable when you’re far away from home. You are quite passionate and easily tempted. Your impulses sometimes get you into trouble.

You are a very lucky person. Things just always seem to go your way.
And because you’re so lucky, you don’t really have a lot of worries. You just hope for the best in life.
You’re sometimes a little guilty of being greedy. Spread your luck around a little to people who need it.

You are wild, crazy, and a huge rebel. You’re always up to something.
You have a ton of energy, and most people can’t handle you. You’re very intense.
You definitely are a handful, and you’re likely to get in trouble. But your kind of trouble is a lot of fun.

You tend to be pretty tightly wound. It’s easy to get you excited… which can be a good or bad thing.
You have a lot of enthusiasm, but it fades rather quickly. You don’t stick with any one thing for very long.
You have the drive to accomplish a lot in a short amount of time. Your biggest problem is making sure you finish the projects you start.

You are confident, self assured, and capable. You are not easily intimidated.
You master any and all skills easily. You don’t have to work hard for what you want.
You make your life out to be exactly how you want it. And you’ll knock down anyone who gets in your way!

You are the total package – suave, sexy, smart, and strong.
You have the whole world under your spell, and you can influence almost everyone you know.
You don’t always resist your urges to crush the weak. Just remember, they don’t have as much going for them as you do.

You are relaxed, chill, and very likely to go with the flow.
You are light hearted and accepting. You don’t get worked up easily.
Well adjusted and incredibly happy, many people wonder what your secret to life is.

You are a seeker of knowledge, and you have learned many things in your life.
You are also a keeper of knowledge – meaning you don’t spill secrets or spread gossip.
People sometimes think you’re snobby or aloof, but you’re just too deep in thought to pay attention to them.

You are very intuitive and wise. You understand the world better than most people.
You also have a very active imagination. You often get carried away with your thoughts.
You are prone to a little paranoia and jealousy. You sometimes go overboard in interpreting signals.

~~~

WOHAA! *lagi-lagi ini diteriakkan dengan gaya lebay se-lebay-lebay-nya yaa πŸ˜€ *

who the hell is Catur Imas Lia Sakuntala? name of an angel? a beautiful and diligent angel? it must be.

well, will i stop at that point? no, i wont!

i search this

Type A individuals can be described as impatient, excessively time-conscious, insecure about their status, highly competitive, hostile and aggressive, and incapable of relaxation.[1] They are often high achieving workaholics who multi-task, drive themselves with deadlines, and are unhappy about the smallest of delays. Because of these characteristics, Type A individuals are often described as “stress junkies.”

and i search that

Results of Your Type A Personality Test

Personality Type
Ruler
Your score = 64 Your score

What does your score mean?

You seem to be in the middle between the Type A and Type B personality. In this case, the middle ground is good. Your attitude to life is more of the “smell the roses” kind and you know how and when to relax. Nonetheless, you realize that picking up a challenge and competing a little bit for your place in the sun can add some spice to your life. The equilibrium is important, so don’t let your hostile, aggressive, and competitive alter ego take over too often. Generally, you are easy to be around, and people tend to feel relaxed and comfortable in your presence. Yours is a very healthy attitude towards life.

~~~

so?

narsis emang maknyusss!

hihihihihiihihihi…

i used to have a crush on you =))

ehm… *menunduk malu-malu sembari memainkan ujung kemeja sambil kaki kiri menendang-nendang kerikil*

um, another confession to make. eh! apa gegara ramadhan kali yak, jadi banyak melakukan pengakuan dosa begini?! πŸ˜›

anyway,

i had a crush on my senior on high school. he’s good on voleyball (a leader, rite?) with a light skin, tall, clever pretty much, introvert, a geek enough for me, and yeah, definitely good looking.

my best friend also had a crush on him. and since i only like him on the way i imagined him, i never planned my self to get close, even knowing him more than what i already knew and dreamed.

aku menikmati peranku (sangat menikmatinya) sebagai penggembira abadi setiap pertandingan bola volinya, ketika dibela-belain telat masuk kelas hanya untuk nongkrong di pinggir lapangan SMA beserta temen satu geng dan melihat si cem-ceman ini olahraga, menjadi penjual kacang dan aqua ketika si temen deketku (waving hands ke Febi) mem-PDKT-in si mas itu dan dari kejauhan hanya sayup mendengar obrolan mereka, atau dengan penuh pandangan “merana-mengharap-memuja” setiap mas itu beredar di lantai kelasku (secara smaku bertingkat gitu, keren yak! πŸ˜› )

dan teuteub, menolak dengan keukeuh ketika teman satu geng plus beberapa preman norak-bahagia kelasku mengetahui hal ini dan berniat membuka jalan bagiku. meskipun buku diary jaman sma, satu buku itu, penuh berisi ulasan dan topik mengenai si mas tersebut.

but, that was back on 1996-1998. and the last time i saw him was on 1998. on my 3rd grade, he never showed his face on senior high school. i did not see him either on any reunion occasion. and of course, during his disappear period, there was lotsa lotsa yummy-licking-freshing-face around (yaolo, istilahku! πŸ˜€ ) so a couple month after his graduation, i totally forget him.

and then after this ten years.

just in a blink, he appeared in front of me. with no sign, no… nothing. just appear in front of me. hehehehehe… (oh my, i could not stop my self from laughing everytime i remember this πŸ˜› ).

i had a totally huge crush on him. i was his number one fans ( i guess, since no girl committed suicide just because of him, either do i πŸ˜€ ) but unfortunately, it took only a couple month to forget him. and i think for ten years, there should be nothing in my head about him tokh?

but last saturday, i was going with my sister to Tunjungan Plaza Surabaya, and we directly headed to male section. it was our plan to buy some sarung. and yes, pick up this and that, do some research to its sarung. and suddenly, i hear a voice that i think it’s familiar to me so i looked up to the person and i saw a mole below his right eye. and DANG! it’s him! hihihihihihihihihihihihihihi…

it just took a second for me to recognize and feeling so sure that it’s him. no matter how time already made some changes on him.

the mole is still there and the biggest thing is that HIS VOICE IS STILL THE SAME TO MY EARS!

he was with his pregnant lovely wife ( i wonder where is his twin sister) and his hair, his body, penampakan keseluruhannya masih sangat sama hanya berkesan sedikit lebih om-om kali yak πŸ˜€ .

dengan seluruh nilai plusnya yang dulu menutupi mataku, kecakepannya, tinggi badannya, putih kulitnya, senyum manisnya, tahi lalatnya, kenapa SUARANYA JUSTRU JADI HAL YANG PALING AKU KENALI DAN AKU INGET? hwahahahahahahahahahha…

no, i did not approach him. since he knew me as Febi’s friend and he was with his wife and also i’m busy enough with my nephew and nieces.

i just wonder, after this ten years (remembering those 2-funny-yet-ashamed-years in senior high school) why did HE make this happen nowadays? for no reason yak? just to brighten up my day? hihihihihihihihihihi…

it was a great time and i did not feel nor hear a heart break inside my body when he gently hold his wife’s hands. hwahahahahahhahaha…

i dont know, it’s kinda funny i guess. after ten years and suddenly i found my old time crush living in the same town with me. never know, never imagine, never guess, never expect that way. well, dibanding berbanyak kesempatan kami berdua ketemu di kota asal kami, kenapa justru pertemuan setelah perpisahan selama sepuluh tahun ini terjadinya di Surabaya?

and now i miss him already, just to hear his voice would be enough for me.

er… dont you dare to think that he has the most beautiful-angelic voice in the universe! well, melihat keseluruhan paket si mas tersebut, at first, i wish he has those baritone voice. tipikal suara berat-ngebass-besar-tidak fals-membelai sukma gitu. but, hey! nobody is perfect, rite? so does he. suaranya cempreng, fals, tipis dan enggak banget, hwahahahahahahahhahaha…

kenapa keburukannya justru yang melekat di otakku yak?

poor you, mas…*waving hand ke si mas R*

hihihihihihihihihihihihihihi…

eh, eh satu lagi… gag nyangka istrinya tipikal mba seperti kemaren itu πŸ™‚ .

Febiii… si mas yang sempat bikin loe nangis kejer di kost-kost-an ini lhoh, huwahahahahahahhaha…

at the end of this day.

semalam topik ceramah tarawih adalah mengenai how to be a good women dan good dalam artian yang benar-benar sholehah (dengan big S ya).

kalau dalam islam, wanita itu jika sudah menikah harus menurut pada suami, bukan?

ya, ustadnya semalam membahasnya dari sudut pandang yang itu-itu saja. dengan konsep dan pemikiran yang sudah jamak diketahui juga. nothing new.

dan komentarnya juga sama, “jadi ibu dan mbak semua, itulah kriteria wanita sholehah. berbahagialah mereka yang bisa benar-benar menurut pada suaminya karena surga balasannya.”

dan sepanjang ceramahnya tersebut, beliau bener-bener ngasih contoh-contoh kasus yang indah siyh, cuman rasanya gag cocok diterapkan di jaman sekarang ini.

er… gag menentang konsep tersebut siyh. tapi aku berharap sang ustad tidak menutup ceramahnya dengan klosing yang bener-bener memenangkan sisi lelaki (oh, please… feminist? go a head, put that tag on me. dont care.)

kenapa seolah dikesankan, “kalau suami nyuruh kita mati terjun ke sumur beracun, istri harus nurut! gag boleh enggak.” menurutku, islam gag se-sakleg itu.

yah oke, ceramah semalam juga dibatasi waktu dan tema yang hanya membahas “wanita sholehah”. bukan “wanita sholehah dalam lindungan imam yang baik” jadi pada akhirnya kesimpulannya memberatkan sisi perempuan.

ini bahayanya jadi penceramah yah? karena tidak semua orang yang mendengar ceramahnya bisa menelaah dengan baik, menyaring dan memilahnya (bukan berarti aku menyimpulkan aku bisa). tapi takutnya jadi ada pertentangan seperti yang aku rasa sekarang ini.

pada akhirnya juga niat mereka baik, bukan? dan bukankah kebenaran itu dari si Oom, dan kesalahan adalah mutlak dari manusia?

anyway,

tau kan kalo hidup kadang amat lucu?

selain bahwa ada konsep kalau si Oom itu jago melucu, Maha Lucu, dan kadang eh, sering dink ya…sense of humor NYA bener2 tidak masuk di sense of humor manusia.

gegara hal tersebut jadi semakin gag yakin, gag pede, gag berani untuk bersuara dan menyuarakan keegoisan, keinginan, prinsip whatever it is, you named it lah.

hari ini dihadapkan pada situasi dengan dua pilihan. menjilat ludah atau melepaskan kesempatan.

Tuhan, it will never be easy yak?

YOU will never make it easy for me (us)?

eh, gag boleh gini ya? harus tetap positif thinking dan bersyukur, bukan?

yah, at the end of the day siyh memotivasi diri dengan…”terserah hasilnya bagaimana deyh, mau aku tentang, mau aku inginkan, pada akhirnya yang terbaik yang aku terima. jadi ya… whatever deyh.”

so this afternoon, melepaskan emosi yang berlebihan terhadap satu kasus.

Oom, aku mengistirahatkan koperku lagi yak. silakeun diurus πŸ˜€

fast update

senin, 15.09.2008 setengah siang.

adalah pertama kalinya merasakan lapar hingga perut bunyi kukuruyuk di bulan puasa ini, padahal sedang tidak puasa dan hari-hari sebelumnya bener-bener bisa berpuasa dan ikutan berpuasa hingga waktu berbuka masih sama sekali tidak merasa lapar.

selasa, 16.09.2008 malam.

bete jadi penjaga kost sementara yang lainnya sedang tarawih dan tebar pesona di masjib komplek kost-kostan sini.

rabu, 17.09.2008 malam.

having a very! very! very nice and amazing conversation dengan seorang teman *waving hands ke nunz*. oh my, semoga semua isi obrolan kita kemaren itu hanya BENAR-BENAR terjadi di shitnetrong indonesia aja ya, bu? gag jadi kenyataan di temen loe itu. amien!

kamis, 18.09.2008 siang hingga sore.

sedikit obrolan santai sama nunz via email and suddenly came this idea.

bahwa (sepertinya) aku adalah pribadi yang sulit.

kenapa? karena sejauh otak dan memoryku bekerja dengan baik dan benar, aku tidak pernah menjawab satu pertanyaan dengan singkat sesingkat pertanyaan tersebut dan sesingkat jawaban yang seharusnya aku berikan. bahkan untuk yes or no question. selalu jawabanku tipikal seperti, “ya, tapi…” atau “enggak siyh, tapi…”

sebagaimana ketika jam makan siang dan nitip beli makanan ke OB, tidak pernah titipanku sesimple ini, “nitip nasi rames ya?” tetapi selalu, “nitip nasi rames ya. nasinya separuh aja, tanpa sambel, mienya diganti sayur aja, krupuknya ditambah. plus jus wortel jeruk ya, es dan gulanya sedikit saja, gag perlu pake susu kental manis segala.”

atau ketika melihat reality show di ind*siar, yang entah apa yang salah satu jurinya adalah om Helmy Yahya (oh tidak! aku hampir menuliskan Hedy Yunus padahal yang kumaksud adalah Helmy Yahya! ada apa dengan otakku? *tercekat*) , si om ini menanyai kontestan dengan pertanyaan tipikal fast respond (semisal, lebih cakep siapa antaraΒ  yana yulio dengan harvey malaiholo? – hah?!) pada saat tanya jawab tersebut, secara imaginary aku juga menjawab pertanyaan-pertanyaan beliau tapi jika para kontestan bisa menjawab secepat-sependek “Yana Yulio” aku menjawabnya dengan panjang, “Yana Yulio tapi pas masih jadul, kalo sekarang siyh udah berasa banget om-om nya.”

lalu ketika chatting dengan Dinz dan kita bermain adu cepat mendaftar nama para cowoks cake up. selalu ada “tapi…” dalam semua pilihanku. “Pierce Brosnan tapi yang pas main di Remington Steele”. “Ferdi Nuril tapi pas jadi musisi bukan pemain pilem.”

pribadi yang sulit, bukan?

ketika sore menjelang malam.

gegara email nunz yang masih mengenai cerita shitnetrong wannabe di atas. ketika nunz bilang, “ceweknya orang B*njarm*sin!” (hihihihihi… sensor yang gag guna yak? πŸ˜› ). well, aku tau memukul rata dan bernegatif thinking itu gag boleh dan jelek tapi i cant help it! setelah membaca pemberitahuan tersebut, langsung di otak berkata, “no! no! shitnetrong pun bisa terjadi nyata di kehidupan sehari-hari!”

oh, no!

lalu ketika malam menjelang.

sepulang dari tarawih, pas jalan sama mba tien dan ngobrol, mendadak dari arah belakang ada mas-mas yang berjalan dengan kecepatan cahaya ( πŸ˜€ ) dan hampir menubrukku (untung reflekku masih sangat bagus. eh, mestinya buntung dink πŸ˜€ ). niat awal siyh mau pasang tampang judes karena ucapan maaf tidak segera aku dengar tapi pas aku memindai wajahnya, terpaksa setelan tampang judes harus aku tarik dan aku ganti dengan setelan tampang mupeng-manis-jaim-ajaib karena si masnya itu cake up, huwahahahahahahha…

rasanya waktu berjalan melambat dan terjadi S.L.O.W. M.O.T.I.O.N. suara debu melayang pun terdengar jelas sekali. dunia seolah hanya berisi aku dan si mas cake up tersebut.

but then, he walked away silently without saying sorry padahal dilihat dari jakarta maupun dari papua jelas sekali si mas itu yang salah.

cannot apologize? yah, secake up apapun tapi kalo tidak bisa bilang maaf, minus dua deyh πŸ™‚ .

and that bring me to the next step which is thinking and try to remember kenapa aku selalu lebih suka menjadi secret admirer terhadap mereka para vitamin mata tapi ketika akhirnya garis kehidupan saling bertumpang tindih, biasanya kedudukan mereka dari idola menjadi casual friend aja. padahal aku tau konsep “teman khayalan adalah hal yang membahayakan”.

masih di malam yang sama.

apa ini tandanya penuaan dini ya? atau masih gegara depresi gag jelas juga?

mendadak sangat sulit untuk mengingat kata! padahal kata yang aku perlu ingat waktu itu adalah “amnesti” (yang baru terpecahkan tadi pas sahur) dan satu kata lagi yang hingga sekarang blom aku temukan adalah kata yang bermakna “kemampuan mengingat peta/wilayah”.

tanda-tanda penuaan dini ya?

padahal masih 26! belom tua kan ya?!

jumat, 19.09.2008 dini hari pas santap saur.

lagi nikmeh2nya menikmati es cincau aseli, mendadak hp bergetar pertanda ada sms masuk. dan ketika aku buka, dari nomor asing yang isinya picture message, gambar ilustrasi entah cewek atau cowok (gag jelas) lalu ada hati dan tulisan “Rindu Padamu”.

d’oh! d’oh! d’oh! hari gini gituuu! at first siyh merasa bete gitu karena emang gag suka ada nomor asing nyasar tokh. tapi trus lama-lama, keselnya ilang dan jadi rasa takjub. takjub gegara isi picture messagenya ngingetin aku atas segala tulisan ajaib yang biasa ada di body-nya truk. “Kutunggu jandamu”, “doa ibu” dll dkk dsb. dan yah, aku membalasnya karena bagaimanapun harus dihargai tokh (plus juga aku lagi kurang kerjaan siyh πŸ˜€ ). aku balas, “thank you.”

kalau ngeliat nomornya siyh nomor daerah Jatim (Malang tepatnya). siapa ya?

Jumat, 19.09.2008 siang ini.

apa aku punya kecenderungan mempersulit hidup dan diriku ya?

gegara satu kejadian baru saja di mana di depanku ada jalan yang lebih mudah, lebih mulus, lebih enak bagi kelangsungan masa depanku tapi menurutku jalan itu salah, jalan yang gag benar, dan aku males ambil jalan tersebut. so i say “no!” tapi diprotes oleh mereka-mereka yang katanya menyayangiku, mereka-mereka yang mentasbih diri mereka sendiri sebagai my guardian angels. jadi aku tidak frontal bilang “Tidak” hanya saja aku juga tidak mempermudah cara dan jalanku untuk menuju jalan yang mereka maksud tersebut.

karena ini hal prinsip bagiku.

analoginya seperti kasus suap menyuap. dengan menyuap, jalanku lebih mudah, lebih mulus, lebih cepat untuk mencapai garis finish. tapi bagiku menyuap adalah hal yang salah so i say no. hanya saja mereka yang disekelilingku bilang bahwa dana untuk menyuap itu ada dan bisa so why not?

and due to my respect on them, kata “TIDAK” tidak keluar dari mulutku hanya saja aku pun tidak bergegas mencairkan dana yang dimaksud dengan berbagai alasan. yah, i make it hard.

ini namanya mempersulit hidup dan diriku kah? bahkan untuk hal yang amat prinsip juga bisa dibilang begitukah?

if yes… wow!

well then, such a fast update, rite?

have a blessed fasting day, kawans.

sudah bolong berapa hari?