sometimes happiness, sometimes sadness

bapa, bapa, di mana bapa sekarang? saya mau bikin pengakuan dosa. i need you now.

huehehehehehehe…

iya, benar. saya mau mengaku suatu dosa 😀

dari selera kan saya tidak suka sama kangen band, st12, republik, daradam-daradam, t2, dll, dkk, dsb tokh.

lalu saya juga sering memandang sebelah mata terhadap semua hal berbau shitnetrong dan india, bukan?

saya juga selalu memberikan raut muka jijay bajay setiap ada orang yang berbau india banget dari penampakannya. semisal, cowok berkaos ketat jaring-jaring hitam lalu berkalung emas, jam tangan emas, (jangan sampai bergigi emas juga!) dengan bau harum semerbak mewangi yang tercium dari jarak 2 kilo dari si penyebar wangi tersebut (ya, ciri-ciri seperti itu sangat india bagi saya).

saya juga selalu terburu-buru memindahkan channel TV jika dia menyiarkan pilem india (tidak peduli judul dan pemainnya).

tapi saya telah melakukan satu dosa, bapa.

tepatnya kemaren minggu malam (eh, atau senin malam? again, time disoriented) saya dengan sengaja menongton pilem india. dan ini untuk yang ketiga kalinya saya menongtong pilem tersebut. dua kali pertama terjadi dulu ketika masih di Semarang yang lalu untuk beberapa lama ketika di Surabaya ini saya merasakan ketidaksukaan yang amat mendalam terhadap semua yang berbau india tapi kemaren itu saya kambuh, bapa.

setan menggoda saya terlalu kuat dan iman saya sedang lemah waktu itu.

saya menontonnya dan saya masih menangis bombay dengan serunya selama pilem tersebut diputer bahkan hingga pilem itu selesai diputer saya masih duduk gaya kodok di depan TV dengan wajah sangat sembab dan memandangi TV dengan penuh kekaguman sambil berharap suatu keajaiban terjadi dan pilem tersebut diputer lagi.

saya berdosa, bapa. saya berdosa.

bagaimana saya bisa kuat menahan godaan setan tersebut jika godaan datang dalam bentuk seperti ini…

dan bagaimana saya tidak menangis mendengar musik dan suara lalu juga liriknya yang sangat tearjerker ini, bapa…

kabhi khushi kabhi gham
Sometimes happiness, sometimes sadness
Na judaa honge hum, kabhi khushi kabhi gham
We will not separate, in happiness nor sadness

Meri saanson mein tu hai samaaya
Into my breath you have entered
Mera jeevan to hai tera saaya
My life is but your shadow
Meri saanson mein tu hai samaaya
Into my breath you have entered
Mera jeevan to hai tera saaya
My life is but your shadow
Teri pooja karoon main to har dam
I will worship you at every moment

Yeh hai tere karam, kabhi khushi kabhi gham
This is your merit, in happiness and sadness
Na judaa honge hum, kabhi khushi kabhi gham
We will not separate, in happiness nor sadness

Meri saanson mein tu hai samaaya
Into my breath you have entered
Mera jeevan to hai tera saaya
My life is but your shadow
Teri pooja karoon main to har dam
I will worship you at every moment

Yeh hai tere karam, kabhi khushi kabhi gham
This is your merit, in happiness and sadness
Na judaa honge hum, kabhi khushi kabhi gham
We will not separate, in happiness nor sadness

Subh-o-shyaam charno mein diye hum jalaaye
Day and night, at your feet I will light lamps
Dekhe jahan bhi dekhe, tujhko hi paaye
Wherever I look, I will find you

In labon pe tera bas tera naam ho
On these lips will only be your name
In labon pe tera bas tera naam ho
On these lips will only be your name
Pyaar dil se kabhi bhi na ho kam
The love from my heart will never diminish

Yeh hai tere karam, kabhi khushi kabhi gham
This is your merit, in happiness and sadness
Na judaa honge hum, kabhi khushi kabhi gham
We will not separate, in happiness nor sadness

Yeh hai tere karam, kabhi khushi kabhi gham
This is your merit, in happiness and sadness
Na judaa honge hum, kabhi khushi kabhi gham
We will not separate, in happiness nor sadness

~~

baiklah bapa, saya mau mengaku lebih lanjut lagi.

bahwa sebenernya saya sangat mengagumi pilem-pilem india. tapi itu hanya sebatas adegan pesta dan tari-tariannya.

sangat, sangat mengagumi pesta-pesta mereka yang selalu menggambarkan kemeriahan, dan kebersamaan. walopun iya siyh, biasanya juga mereka kaum “the haves” yang menyekolahkan anaknya hingga ke luar angkasa sehingga pesta semeriah itu masih dimungkinkan bagi mereka but still pesta-pesta mereka selalu diwarnai semangat kebersamaan dan kemeriahan yang amat sangat. dan inilah yang sangat saya kagumi dari pilem india, bapa…well, diluar adegan percintaan serta joget di tanah-lapang-di-bawah-satu-satunya-pohon-atau-tiang-yang-ada-di-dunia-itu yang enggak banget itu yah 😀

bapa, setan terlalu kuat menggoda saya. iman saya pun sangat lemah menghadapi semangat kebersamaan dan kemeriahan yang diperlihatkannya.

bapa, dosakah saya?

*balik nongton vidclipnya lagi*

hihihihihihihihi… 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: