simplify

kemaren hari yang sibuk dan berbuah kebetean gegara terkena macet yang naudzubillah! but it’s okay, karena menyusuri jalan kenangan yang selama berbanyak periode menemani setiap malam dan pagi hari dan mewarnai kemacetan yang terjadi. dan karena jalan-jalan kenangan tersebut, jadi ada sedikit (bener-bener sedikit kok 🙂 ) rasa kangen. kangen atas rutinitas melelahkan yang selalu dijalani selama 5 hari dalam seminggu. selain itu juga teringatkan apa yang sudah saya lewatkan beberapa bulan ini. yang paling berasa adalah rasa kehilangan atas papan iklan. dulu keberadaan papan iklan bisa menjadi satu hiburan dan info paling gres dalam dealing with traffic jam. dan sekarang terbebaskan dari traffic jam tapi berimbas jadi ketinggalan papan-papan iklan yang seru serta info-info event yang sedang dirayakan di Surabaya. but it’s okay, resiko selalu menyertai semua keputusan, bukan?

lalu kemarin sore menutup hari dengan secara tidak sengaja nyangkut di bacaan dari beberapa quote-nya Henry David Thoreau. ada satu yang nempel banget dan masih terngiang-ngiang dan terbayang-bayang hingga saat ini. dan karenanya membuat aku tidak bisa tidur lagi setelah waktu saur tadi, hehehehehe…

rasanya di beberapa hari ini keluhanku hanyalah satu, “sibuknya… i need my extra hour!”

dan hal tersebut terpikir semalam. kenapa bisa sesibuk ini? do i have a bad time management? maybe but when a day is over and it comes my me-time kenapa keluhan tersebut masih timbul di otakku? kenapa perasaan tidak mempunyai waktu yang cukup sangat menguasaiku?

padahal waktu hanya ada dan mengiringiku. dia tidak berlari cepat maupun mundur beberapa langkah ke belakang. dia hanya ada. dan tidak bisa aku salahkan.

there must be something wrong with me! my terrible time management? maybe it is. maybe it is. but is that all? kenapa tetap timbul perasaan tidak enak ini ketika waktu santai dan waktu beristirahatku?

dan lalu blio menepuk pundak dan menyapaku kemaren sore.

Blio bilang,

our life is frittered away by detail…simplify, simplify.

~ Henry David Thoreau ~

after that, he smiled and then puff!… gone!

haha!

and it leads me to a thought that yes! my life has been fulfilled by details. in each second i can not release my self (and my life) from details.

the truth is,

life is real.

life is now.

life is as simple as taking a breath (let’s say) in every second.

but we (ok, I!) fritter it with details. we (yeah, I!) concern too much about details. it’s not that details are unimportant thing but it’s too much concern to waste, to much time to spent for a detail. a real and an abstract detail.

and that’s it, it’s been frittered away by details.

honestly, life is simple, rite? (it will be right if we put only a slight concern for details, rite?).

i do this think, think, think, and think again about things to do in a lifetime. and it should be about:

1. wake up.

2. survive. (at first, i put “do things” here. but “do things” is too ambiguous for me. “do things” still have concerned detail as a meaning there so after a very deep thought, i chose to put “survive” instead of “do things”. after all, life is about survival, we have to survive, rite?)

3. sleep.

and that’s all. finish. that is our (ok! ok! MY!) time schedule for a lifetime.

it’s simple. just consist only 3 points. but it will never be as easy as it seem 🙂

it is simple but uneasy.

haha!

well, considering the uneasiness, i think i should start it earlier by humming “simplify, simplify…” as my reminder.

yes, it is simple but never been easy to do.

have a wonderful life, kawans 😉

Advertisements

One response to this post.

  1. […] mau posting mengenai pilem ini, buku ini, pilem itu, beberapa kejadian dan karena waktu-tenaga-fokus-kehebatan otak sedang diberdayakan untuk bekerja serius, maka semua niatan posting itu tidak terealisasikan hingga sekarang. bahkan untuk membuat sinopsisnya sedikit dengan cara menuliskannya terlebih dulu pun tidak sempat. karena sekarang kegiatannya adalah bangun, kerja, tidur, bangun, kerja, tidur yang adalah benar-benar sesuai dengan teori mengenai hidup yang baru ini. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: