love bites

+ lebaran identik dengan putih tapi paling juga selama 2 hari itu saja tokh? oke lah, seminggu, setelah itu ya nothing lagi. manusia… *sigh*

– yah, kamu sudah bilang tokh, “manusia”… biarlah juga selama paling enggak seminggu tersebut berputih ria, setidaknya selama 70 tahun kehidupan kita, ada 7 hari kali 70 tahun kita berputih-putih ria.

+ bukannya asosial atau apa melihat fenomena tersebut, hanya saja kadang apa ya? muak? ada kata lain yang lebih ringan dibanding muak enggak siyh?

– πŸ™‚ tenang, masih ada sekitar 40 tahun lagi fenomena ini akan kamu rasakan tiap tahunnya. yang berarti masih ada 40 kali kamu akan merasakan ke-muak-an tersebut.

+ yeah!

~

lebaranku? *melirik judul*

eits! jangan berpikir ngeres dulu walopun kalau dilihat dari judul rasanya aku memang berniat menggiring otak untuk berpikir ngeres yak? πŸ˜›

lebaran tahun ini berasa beda dengan lebaran-lebaran sebelumnya. biasanya menjelang lebaran, selalu tersibukkan dengan acara hunting baju baru untuk SEMUA keponakans (bener-bener semuanya) tapi tahun ini terserang penyakit akut malas dan ogah ribet jadinya hunting baju HANYA untuk keponakan dibawah 4 tahun saja which is only 3 nephews and 2 nieces. 5 yang lain dilupakan dengan sengaja.

lebaran-lebaran sebelumnya, dalam satu hari saja (hari pertama lebaran) sudah selesai keliling-keliling ke rumah semua sodara yang dituakan (secara ortu boleh dibilang bungsu jadinya lumayan banyak juga yang harus disinggahi) tapi lebaran tahun ini, hingga hari ini, aku masih punya utang bersilaturahmi ke 4 rumah sodaraku. kenapa bisa begitu? hihihi… gegara keponakans yang tidak bisa dikendalikan hingga belum selesai acara keliling terpaksa harus pulang dan tidak bisa keluar rumah lagi. yeah, 2 krucils tersebut rewel dan mengacaukan seluruh jadwal berkunjung keluargaku πŸ™‚ .

lebaran-lebaran sebelumnya, selalu ada periode di mana bisa bersantai dan bener-bener memanjakan diri sendiri, terbebas dari para krucils tapi lebaran tahun ini, since the day i arrived at my home town hingga hari di saat aku sudah duduk manis dan berpelukan dengan kerjaan, selama hari-hari tersebut, setiap detik tidak terlepas dari urusan dengan keponakans. 5 orang dewasa melawan 8 krucil di mana 7 krucils masih bener2 memerlukan pengawasan yang full dari orang dewasanya. ditambah lagi dengan kenyataan bahwa 3 krucil yang terkecil-terberat-terlincah-teraktif adalah tipikal krucils yang pemilih sekali, hanya mamanya, yangkung, dan aku yang bisa memegang tanpa membuat mereka menangis, hanya mamanya, yangkung, dan aku yang bisa menenangkan mereka setiap berebut mainan atau mengantuk atau pingin pup atau pingin main atau pingin smackdown atau pingin silat-silatan.

lebaran-lebaran sebelumnya, hiburan paling banter yang bisa aku peroleh adalah creambath di salon langganan, lebaran tahun ini do something different yang gag aku pikir bisa dengan semudah itu aku putuskan dan ternyata efeknya tidak seburuk yang aku bayangkan (yeah, pada dasarnya diri kita sendiri yang membatasi diri dengan segala keraguan dan ketakutan). hingga keponakan cakep yang berusia 3 tahun berkomentar, “tante imas cantik!” begitu melihat perubahan yang aku lakukan dan keukeuuuuh sureukeuh memaksa aku mencopot jilbabku gag peduli saat itu sedang di mana, hihihihihihihi… *peluk cium Mas Aro* πŸ˜› begitu pula dengan Biyan dan Nana yang tidak henti mengagumi perubahanku dan dengan tangan-tangan usil mereka tidak berhenti untuk sekedar menyentuh dan membelai perubahan tersebut πŸ˜€ . bagi aku pribadisendiri? IT FEELS GREAT! gag nyangka ternyata pantas juga πŸ˜€ πŸ˜› . masalahnya adalah, perawatan setelahnya ternyata syusye! hihihihihi… yah, harus selalu ada usaha untuk memperoleh hasil yang bagus, bukan? πŸ˜›

oke, sekarang mengenai love bites sesuai judul entry ini πŸ˜€ . hehe… jangan ngeres dulu, love bites ini hanyalah gegara keponakan terkecilku (dari segi umur maupun silsilah) yang masih berumur 13 bulan dengan berat kurang lebih 18 kg, yang sedang belajar jalan dan belajar bicara, yang hobi dititah, yang bisa tidur kalau digendong atau ditidurin di kasur yang king size plus di dalam kamar ber-AC yang jika sudah mulai mengantuk atau rewel harus selalu digendong oleh mamanya barulah tenang, yang tanggal 1 september kemarin berulang tahun, yang bernama Raihan Azmi Satriatama, sang jagoan kecil ini sudah mengerti mengenai love bites dan telah menghadiahiku beberapa *tersipu*. dua di lengan atas dalam kiriku, satu di lengan atas dalam kananku, satu di bahu kananku, tiga di bahu kiriku. dan love bites darinya adalah tipikal love bites yang hingga lebam biru, berdarah dan selama dua minggu pun masih bertahan nyeri-perih-biru gelapnya *semakin tersipu malu*. plus dua bekas cakaran di mukaku πŸ˜€ .

lebam lainnya banyak terdapat di kaki dan paha yang mana tidak berasa ngilu tapi hanyalah biru gelap yang biasanya jika ada lebam model beginian berarti aku yang terlalu capek dan kurang minum air putih πŸ˜› .

lebam-lebam lainnya adalah hadiah dari si krucil yang lincah bagai cacing kepanasan, yang berusia tiga tahun, Dhayana Alfaro Paresta. dari dia, 2 lebam di tulang kering kaki kiri dan 1 lagi di tulang kering kaki kanan πŸ˜€ .

hihihihihihihihi…

begitulah lebaranku tahun ini. oh, should i tell you one of my funniest story too? enggak tokh? secara jika aku ceritakan akan semakin terlihat betapa kecerdasanku selalu datang di saat yang tidak tepat πŸ˜€ .

yah, sud lah… back to work, back to daily life, back to ehm… some suck things πŸ˜€

hey! i do enjoy it! πŸ™‚

bon courage, kawans!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: