Archive for the ‘Uncategorized’ Category

my wish

too many emotion inside, hehe…

bukan, bukan emosi gelap gulita yang penuh berisikan hawa pembunuhan dan berhiaskan golok bertuah serta altar bersimbah darah dengan kemenyan di sana sini. yah, beberapa sisi siyh.

and that put my mind set on this wish…

“hari jumat, segeralah datang, tolong!”

ah, waktu… kenapa minggu ini kamu sangat bermalas-malasan untuk segera cepat berlalu? bergegaslah!

on a different subject, yes, tgl 10 kemaren harus diabadikan. diawali dengan kekonyolan, dipenuhi dengan kekonyolan tapi anehnya i feel so relax doing those stupid thing. malu? iya tapi semua berasa bisa ditolerir.

in fact, tgl 10 januari bener-bener berisikan beberapa kejadian penting.

terima kasih untuk keterbukaan, kejujuran, dan rasa percayanya *wink to my dearie*

dan sebagai imbas dari semua kekonyolan tgl 10 tersebut, tgl 13 pun harus dimasukkan ke daftar hari-hari bersejarah, hehe…

anyways, jumat, segeralah menjelang, tolong!

Nuansa Bening – Vidi Aldiano

ehm…

*pinjam dehem penuh wibawanya si bapak*

sedang seneng sama lagu ini (tapi ya tetep seneng versi aseli dan versi jadoelnya lah)

silakeun…

oh, tiada yang hebat dan mempesona / ketika kau lewat di hadapanku / biasa saja.

waktu perkenalan lewatlah sudah / ada yang menarik pancaran diri / terus mengganggu.

mendengar cerita sehari-hari / yang wajar tapi tetap mengasyikan.

reff:

kini terasa sungguh / semakin engkau jauh / semakin terasa dekat.

akan kukembangkan / kasih yang engkau tanan / di dalam hatiku.

oh, tiada kejutan pesona diri / pertama kujabat jemari tanganmu / biasa saja.

masa pertalian terjalin sudah / ada yang menarik bayang-bayangmu / tak mau pergi.

dirimu nuansa-nuansa ilham / hamparan laut tiada bertepi.

back to reff.

menatap nuansa-nuansa bening / tulusnya doa bercita.

back to reff.

~

memang pada dasarnya merupakan lagu bagus yah? jadi mau diaransemen dan ditambahi rap pun tetep bagus.

seorang teman yang kualitas otak dan instingnya tak terbantahkan berasumsi bahwa aku suka lagu ini (versi baru ini) gegara aku sedang jatuh cinta.

emang gitu yak?

etapi… siapa yang sedang jatuh cinta?! *denial mode on*

*balik mendengarkan versi jadul dan versi baru*

termentahkan

dahulu kala, saat di mana momentum itu masih bener-bener berada di dunia antah berantah nun jauh di awang-awang sana, benakku justru sudah menciptakan satu konsep ideal dan aku yakin bakal mempesonah semua orang.

dress codenya apa? mengenai tema? susunan acara? hal A hingga hal ZZZ, pilihan puisi-puisi yang bakal aku cantumkan (tentunya “aku ingin” dari Bapak Sapardi donk, atau “the gardener”-nya Rabindranath Tagore, atau “soneta XVII”-nya Pablo Neruda?)

semua hal itu sudah terkonsep jelas, ada blue print-nya di benakku.

tidak bisa ditawar lagi, dan harus aku wujudkan. once in my life time.

tapi untuk sekarang, semua hal itu rasanya menjadi tidak penting lagi.

di benakku hanya ada garis besar, “Apa siyh esensi acara ini?”

dan garis besar tersebut membuat semua details yang jauh hari sebelumnya sudah aku pikirkan matang2, hasil dari pengamatan beberapa peristiwa yang menyerupainya, hasil dari pembelajaran untuk acara2 yang sama, semua jadi termentahkan.

tidak, aku tidak menyesalinya pun tidak terkecewakan.

aku hanya merasa dulu itu aku salah jalan banget, dan alhamdulillah sekarang insyaALLAH sudah balik ke jalan yang bener, hihihihihihi…

tapi untuk sampai ke titik itu rasanya masih jauh, masih ada jeda waktu beberapa saat lagi. doakeun saya selamat sampai tujuan tersebut, amien.

haha… yah inilah penyakit gila yang ke nomor sekian 😀

harap dimaklumi aja 😛

thanks to you :)

my first entry on 2009 😛

and it will be nothing, only gibberish just like always.

nothing new, and really nothing at all.

bahkan hampir lupa kalau besoknya itu tahun baru (waktu malam pergantian tahun), karena memang diniatin untuk tidur cepat mengingat tgl 1 januari 2009 yang berencana pergi ke Malang untuk besuk adik sepupunya temennya temenku sembari ngobrol dan mematangkan rencana. and we did it! semua akhirnya matang dan pas banget, thanks God 🙂 .

berawal dari tanggal 25 desember sore, dan berlanjut hingga sekarang. satu hal yang tidak pernah aku pikir bisa terjadi secepat, semudah, seringan, dan seiya ini, ternyata malah kualami, and i’m ok with it.

yah begitulah, untuk reminder maka perlu aku catat beberapa tanggal bersejarah di penghujung tahun 2008 dan awal tahun 2009 ini.

25 desember, awal mula segalanya.

31 desember, tindak lanjut pertama.

1 januari 2009, rencana udah bener-bener mantab, gag ada lagi keraguan, dan jalan serta langkah pun rasanya ringan (alhamdulillah).

2 & 3 januari pun sekedar pengulangan kematangan dan pemantaban plans aja.

4 januari, pembelajaran utk bersabar yang pertama kalinya dengan sikon yang totally berbeda 😛 and we both are ok with it 🙂 .

mungkin tgl 10 januari besok baru ada hal baru yang bisa dicatat lagi.

lalu planning utk bulan februari (tanggal berapa ya tepatnya? inform me asap, please 🙂 )

bayangkan, hanya butuh 1 minggu!

seetelah masa-masa pencarian, penolakan, penerimaan, semua naik turunku, semua lika-likuku, justru yang sekarang hanya perlu waktu 1 minggu and we’re deal with it.

bukan, bukan hanya dengan dasar logika dan asas rasional aja, but pure from my heart also. rasanya semua sudah pas dan mantab dan aku gag nemu alasan untuk menunggu hal-hal lain, maupun untuk menolak hal tersebut.

rasanya nyaman dan aman.

diawali oleh keterbukaan dan kejujuran serta kepolosannya, maka aku bisa bener-bener ikut arus kejujuran, keterbukaannya and it solved a lot of things 🙂 . thanks to you 🙂 .

yah, intinya siyh tunggu kabar selanjutnya aja. yang pasti, ya, aku nanti akan berada dalam dunia yang bener-bener berbeda dan totally gag aku sangka sebelumnya.

apakah aku siap?

karena ada dukungan darinya, dan pengertian darinya bahwa masa penyesuaianku bakal lama dan berat, maka aku berani melangkah sejauh ini.

again, thanks to you 🙂 .

jadi, resolusi 2009-ku?

that M thing, definitelly.

Wings of Forgiveness – India Arie

mendengarkan India Arie (duwh, suaranya! duwh, musiknya!) dalam albumnya yang “Testimony: Vol. 1, Life & Relationship”, terutama untuk lagunya yang dibawah ini, berasa pingin menebalkan semua lirik lagunya 😀

Wings of Forgiveness

I just want you to know

After everything that we’ve been through

I just want you to know

That I still love you

That I still love you

Had to go
Across the water
Just to find
What was here in my heart all along
Spend so much time
Trying to be right
That I was dead wrong

If Nelson Mandela can forgive his oppressors
Surely I can forgive you for your passion

You’re only human
Let’s shake free this gravity of resentment
And fly high, and fly high
You’re only human
Let’s shake free this gravity of judgment
And fly high on the wings of forgiveness

Had to run
To the arms of curiosity
Just to find
What was here in my life all along
I had found that the art of simplicity
Simply means making peace of your complexity

If Gandhi can forgive persecution
Surely you can forgive me for being so petty

I’m only human
Let’s shake free this gravity of resentment
And fly high, and fly high
You’re only human
Let’s shake free this gravity of judgment
And fly high on the wings of forgiveness

I’ve searched for romance
Flowers and affection
What I found is a lesson
Of what love really is
Found the game of love is
Not about how much you can take
In fact authentic love is about
How much you can give

After everything that we’ve been through
I just want you to know
That I still love you
I want you to know
That I forgive you
(thank you for teaching how to give)
And I wanna let you know how much you changed my life
I wanna let you know you taught me how to fly
And I wrote this song to tell you this
I’m better cuz you taught me how to give

I took a swim
In the sea of guilt and misery
To find myself in an island
In the middle of nowhere
In my solitude
I asked to know the highest truth
And what I was told
Is to let own self be true

If Jesus can forgive crucifixion
Surely we can survive and find resolution

Let’s keep it moving
Let’s shake free this gravity of resentment
And fly high, and fly high
You’re only human
Let’s shake free this gravity of judgment
And fly high, and fly high
Let’s keep it moving
Let’s shake free this gravity of commitment
And fly high on the wings of forgiveness

After everything that we’ve been through
I just want you to know
That I still love you
I want you to know
That I still love you
And I wanna let you know how much you changed my life
I wanna let you know you taught me how to fly
And I wrote this song to tell you this
I’m better cuz you taught me how to give

I still love you
I want you to know
I still love you
Want you to know
I still love you
(And I always will love you)
And I wanna let you know
I forgive you
I wanna let you know
That I still love you
Want you to know
I still love you
I just want you to know
I still love you
Want you to know
I still love you
Want you to know
I still love you
And I wanna let you know
I forgive you
I wanna let you know
I still love you

~~

have nothing to say

*deep bow to India Arie*

kembang desa banget dah!

bok! ternyata susah yes jadi kembang desa pake banget lagi!
jadi harus menerima perilaku perpingitan yang semakin mengetat *sigh*
*terus menerus meng-update list*
yah, belajar berempati terhadap orang tua dan prepare my self kalo samdei jadi ortu yang putrinya jadi kembang desa macam bundanya ini.
huh!
*membalik halaman dan terus meng-updat e list nama*

kedalaman hati

dalamnya hati, siapa yang tahu?

*paused*

sebelum menjawab pertanyaan di atas, ada 2 hal yang mau dilebay-lebaykan doeloe 😀

1. jurnal ini sudah berusia 1 tahun lebih 9 hari euy! tepat kemaren pada tanggal 26 Nov, si Green Lemon Tea ini berulang tahun yang pertama.

selamat ya, boy! semoga panjang umur, sehat selalu, semakin cerah ceria, disayang banyak orang, bisa semakin mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bertanah air, amien 😀

apakah kamu akan bernasib sama seperti 2 saudara tuamu yang lain, yang kalau tidak salah kedua-duanya berusia sekitar 2 tahunan saja. kakak pertamamu adalah waktu periode si mas 10 hari, sementara kakak keduamu penuh berisi masa pelepasan emosi dan rasa dari si mas 10 hari dan sangat banyak berisi cerita mengenai mas-yang-namanya-tidak-boleh-disebut-di-sini 😀 .

sementara kamu?

beberapa banyak entry berisi pelepasan emosi dan rasa terhadap mas-yang-namanya-tidak-boleh-disebut-di-sini itu.

tapi boy, sebenernya pingin lebih lama lagi berdansa denganmu sementara kecenderungan untuk akhir-akhir ini justru lebih banyak ke arah “no story, please. no, dont take a picture on me, please. i’m undercover now… ok, ok, you may take a picture of me *sambil berpose senyum 3 jari* 😛

jadi ya, wait and see aja kali yah boy, secara sini juga wanita karier yang sibuk mengurusi para sepupumu yang tertebar di mana-mana 😀

2. ciyeeeee… si wordpress.com tampil beda hari ini euy!

iye, dalem-dalemannya wordpress dan juga google reader, serta gmail juga beda lhoh. jadi semangat gini. mungkin juga akhir-akhir ini tidak aktif mengeluh gegara bosan dengan penampakan wordpress kali yah? makanya begitu ada yang baru jadi bersemangat dan sukses menulis panjang kali lebar sama dengan luas pangkat gag penting banget ini. special case utk gmail, kapan hari mengaktifkan themes gmail yang morning tea (? cuwimii miaw miaw, pokokna yang teh itu da) dan sampai detik ini, sudah beberapa kali loading inbox selalu beresiko memperoleh kata-kata mutiara yang intinya gag semua feature bisa ter-loading dengan baik dan benar kecuali saya mau balik ke theme lama, begono. seru siyh, keren, lutju, tapi jadi sedikit gag wow gegara ada kata-kata mutiara-nya itu 🙂

hna, beklah, mari kita balik ke pertanyaan utama;

dalamnya hati, siapa yang tahu?

siapa coba?

no one tokh?

adalah berbeda parameter, tolak ukur, rules, idealisme, dll, dkk, dsb dari setiap individu. ini satu hal yang nyata, benar, dan there’s nothing you can do to change it, nothing. bisa untuk saling menyesuaikan tapi menyamaratakan? rasanya it took a lifetime effort.

bahkan dalam satu organisasi, sepasang anak kembar, they have their own value for each member/person meskipun secara garis besar mereka seia sekata.

dan complaining about the differences? wasting your time kaleee 🙂

bukankah perbedaan itu indah?

semisal…

windows shopping di sebuah mall, and there is a very pretty gorgeous lady walk in front of us, next to her is the beast (ups! 😛 ). secara penampakan mereka berdua bagai langit dan bumi dilihat dari 10 penjuru mata angin.

bagi mereka yang memegang parameter sisi “penampakan” dalam observing, tentu akan timbul pertanyaan dan pernyataan, “yaoloo, si nona itu kenapa jalan sama si mas itu siyh? rugi banget! she deserves Brad Pitt!”

who knows apa yang membuat dia memutuskan untuk jalan dengan si mas itu yang notabene di mata orang lain adalah sang punguk.

jika parameter “materi” yang dipegang si nona, apa urusan kita?

jika parameter “sifat” yang dilihat si nona, apa pula urusan kita?

it’s a thing that only exist in the heart.

semisal dalam pernikahkan…

tentu ada contoh kasus di mana poin pertimbangan untuk melangkah ke jenjang seserius itu adalah sisi materi, penampakan, sifat, rasa, dll, dsb, dkk. *mencari-cari contoh kasus nyata*

and it’s beyond our imagination tokh? semua pertimbangan itu adalah hal-hal yang bukan urusan orang luar, semua itu adalah urusan dalam negeri masing-masing orang.

mungkin memang yang dilihat adalah materi, “baiklah, saya terima nikahnya karena loe kaya.”

atau rupa, “saya mau banget nikah sama kamu karena kamu cantik.”

atau alasan lainnya.

yang jika orang luar melihatnya, mereka adalah pasangan-enggak-banget (eh, jadi inget lagunya dee yang “malaikat juga tahu”, setidaknya orang luar akan berkomentar “enggak banget” jika melihat orang autis berpasangan dengan orang cantik dan tidak autis, bukan?).

meskipun banyak orang yang bilang bahwa pernikahan dengan alasan duniawi seperti itu adalah 99% bakal berakhir dengan kegagalan.

tapi ya, what can we do? what can we say? pada akhirnya mereka yang memutuskan, memilih, menjalani, dan mempertanggungjawabkannya, bukan?

kecocokan tidak selalu ditemukan dalam persamaan. kadang perbedaan, bahkan yang amat sangat curam pun bisa melahirkan suatu kecocokan yang amat kuat.

bukan begitu wahai kalian yang sudah menikah?

oh tunggu, ini semua ditulis bukan dalam rangka mengkritik orang lain tapi hanya sebatas reminder ke diri sendiri krn lately i already acted so bad by having a very misconception and a very negative thinking about someone’s decision.

karena bagiku, parameter dalam that M thing adalah otak, otak, otak, sifat, kepribadian dan ketika melihat orang yang (mungkin) memakai parameter lain, rasanya “something’s going in the wrong direction nee”

and that is my fault *deep bow*

yah, dont judge the book by its cover, ada benarnya tapi kadang judging the book by its cover pun tak salah dilakukan.

pada akhirnya semua balik pada “balancing”.

baiklah, dimulai dari entry ini, doakeun semangat berkeluh kesah saya balik lagi dengan full power seperti dulu lagi, amien! 😛