Posts Tagged ‘not so important talk!’

selalulah bersikap sopan.

oke, setelah tanggal 13 januari kemaren, menyusul adalah tanggal 15 januari juga harus diabadikan dan dicatat dengan tinta merah nan tebal 😛 .

tapi belajar banyak dari 2 hari tersebut.

bahwa sikapku harus selalu sopan dan ramah, no matter what.

bahkan terhadap nomor-nomor asing yang hobi memiskolku tanpa melihat waktu dan moodku. bisa saja nomor asing itu adalah dari seorang yang amat sangat teramat penting sekali bagiku.

mungkin dari orang yang mau memberikan aku uang 1 trilyun.

atau orang cakep yang punya petunjuk di mana uang 1 trilyun itu bisa aku temukan, seperti yang termaktub (halah! 😛 ) dalam wish listku.

atau…

gag kalah pentingnya…

dari calon ibu mertua.

ehm……

my wish

too many emotion inside, hehe…

bukan, bukan emosi gelap gulita yang penuh berisikan hawa pembunuhan dan berhiaskan golok bertuah serta altar bersimbah darah dengan kemenyan di sana sini. yah, beberapa sisi siyh.

and that put my mind set on this wish…

“hari jumat, segeralah datang, tolong!”

ah, waktu… kenapa minggu ini kamu sangat bermalas-malasan untuk segera cepat berlalu? bergegaslah!

on a different subject, yes, tgl 10 kemaren harus diabadikan. diawali dengan kekonyolan, dipenuhi dengan kekonyolan tapi anehnya i feel so relax doing those stupid thing. malu? iya tapi semua berasa bisa ditolerir.

in fact, tgl 10 januari bener-bener berisikan beberapa kejadian penting.

terima kasih untuk keterbukaan, kejujuran, dan rasa percayanya *wink to my dearie*

dan sebagai imbas dari semua kekonyolan tgl 10 tersebut, tgl 13 pun harus dimasukkan ke daftar hari-hari bersejarah, hehe…

anyways, jumat, segeralah menjelang, tolong!

kembang desa banget dah!

bok! ternyata susah yes jadi kembang desa pake banget lagi!
jadi harus menerima perilaku perpingitan yang semakin mengetat *sigh*
*terus menerus meng-update list*
yah, belajar berempati terhadap orang tua dan prepare my self kalo samdei jadi ortu yang putrinya jadi kembang desa macam bundanya ini.
huh!
*membalik halaman dan terus meng-updat e list nama*

kedalaman hati

dalamnya hati, siapa yang tahu?

*paused*

sebelum menjawab pertanyaan di atas, ada 2 hal yang mau dilebay-lebaykan doeloe 😀

1. jurnal ini sudah berusia 1 tahun lebih 9 hari euy! tepat kemaren pada tanggal 26 Nov, si Green Lemon Tea ini berulang tahun yang pertama.

selamat ya, boy! semoga panjang umur, sehat selalu, semakin cerah ceria, disayang banyak orang, bisa semakin mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bertanah air, amien 😀

apakah kamu akan bernasib sama seperti 2 saudara tuamu yang lain, yang kalau tidak salah kedua-duanya berusia sekitar 2 tahunan saja. kakak pertamamu adalah waktu periode si mas 10 hari, sementara kakak keduamu penuh berisi masa pelepasan emosi dan rasa dari si mas 10 hari dan sangat banyak berisi cerita mengenai mas-yang-namanya-tidak-boleh-disebut-di-sini 😀 .

sementara kamu?

beberapa banyak entry berisi pelepasan emosi dan rasa terhadap mas-yang-namanya-tidak-boleh-disebut-di-sini itu.

tapi boy, sebenernya pingin lebih lama lagi berdansa denganmu sementara kecenderungan untuk akhir-akhir ini justru lebih banyak ke arah “no story, please. no, dont take a picture on me, please. i’m undercover now… ok, ok, you may take a picture of me *sambil berpose senyum 3 jari* 😛

jadi ya, wait and see aja kali yah boy, secara sini juga wanita karier yang sibuk mengurusi para sepupumu yang tertebar di mana-mana 😀

2. ciyeeeee… si wordpress.com tampil beda hari ini euy!

iye, dalem-dalemannya wordpress dan juga google reader, serta gmail juga beda lhoh. jadi semangat gini. mungkin juga akhir-akhir ini tidak aktif mengeluh gegara bosan dengan penampakan wordpress kali yah? makanya begitu ada yang baru jadi bersemangat dan sukses menulis panjang kali lebar sama dengan luas pangkat gag penting banget ini. special case utk gmail, kapan hari mengaktifkan themes gmail yang morning tea (? cuwimii miaw miaw, pokokna yang teh itu da) dan sampai detik ini, sudah beberapa kali loading inbox selalu beresiko memperoleh kata-kata mutiara yang intinya gag semua feature bisa ter-loading dengan baik dan benar kecuali saya mau balik ke theme lama, begono. seru siyh, keren, lutju, tapi jadi sedikit gag wow gegara ada kata-kata mutiara-nya itu 🙂

hna, beklah, mari kita balik ke pertanyaan utama;

dalamnya hati, siapa yang tahu?

siapa coba?

no one tokh?

adalah berbeda parameter, tolak ukur, rules, idealisme, dll, dkk, dsb dari setiap individu. ini satu hal yang nyata, benar, dan there’s nothing you can do to change it, nothing. bisa untuk saling menyesuaikan tapi menyamaratakan? rasanya it took a lifetime effort.

bahkan dalam satu organisasi, sepasang anak kembar, they have their own value for each member/person meskipun secara garis besar mereka seia sekata.

dan complaining about the differences? wasting your time kaleee 🙂

bukankah perbedaan itu indah?

semisal…

windows shopping di sebuah mall, and there is a very pretty gorgeous lady walk in front of us, next to her is the beast (ups! 😛 ). secara penampakan mereka berdua bagai langit dan bumi dilihat dari 10 penjuru mata angin.

bagi mereka yang memegang parameter sisi “penampakan” dalam observing, tentu akan timbul pertanyaan dan pernyataan, “yaoloo, si nona itu kenapa jalan sama si mas itu siyh? rugi banget! she deserves Brad Pitt!”

who knows apa yang membuat dia memutuskan untuk jalan dengan si mas itu yang notabene di mata orang lain adalah sang punguk.

jika parameter “materi” yang dipegang si nona, apa urusan kita?

jika parameter “sifat” yang dilihat si nona, apa pula urusan kita?

it’s a thing that only exist in the heart.

semisal dalam pernikahkan…

tentu ada contoh kasus di mana poin pertimbangan untuk melangkah ke jenjang seserius itu adalah sisi materi, penampakan, sifat, rasa, dll, dsb, dkk. *mencari-cari contoh kasus nyata*

and it’s beyond our imagination tokh? semua pertimbangan itu adalah hal-hal yang bukan urusan orang luar, semua itu adalah urusan dalam negeri masing-masing orang.

mungkin memang yang dilihat adalah materi, “baiklah, saya terima nikahnya karena loe kaya.”

atau rupa, “saya mau banget nikah sama kamu karena kamu cantik.”

atau alasan lainnya.

yang jika orang luar melihatnya, mereka adalah pasangan-enggak-banget (eh, jadi inget lagunya dee yang “malaikat juga tahu”, setidaknya orang luar akan berkomentar “enggak banget” jika melihat orang autis berpasangan dengan orang cantik dan tidak autis, bukan?).

meskipun banyak orang yang bilang bahwa pernikahan dengan alasan duniawi seperti itu adalah 99% bakal berakhir dengan kegagalan.

tapi ya, what can we do? what can we say? pada akhirnya mereka yang memutuskan, memilih, menjalani, dan mempertanggungjawabkannya, bukan?

kecocokan tidak selalu ditemukan dalam persamaan. kadang perbedaan, bahkan yang amat sangat curam pun bisa melahirkan suatu kecocokan yang amat kuat.

bukan begitu wahai kalian yang sudah menikah?

oh tunggu, ini semua ditulis bukan dalam rangka mengkritik orang lain tapi hanya sebatas reminder ke diri sendiri krn lately i already acted so bad by having a very misconception and a very negative thinking about someone’s decision.

karena bagiku, parameter dalam that M thing adalah otak, otak, otak, sifat, kepribadian dan ketika melihat orang yang (mungkin) memakai parameter lain, rasanya “something’s going in the wrong direction nee”

and that is my fault *deep bow*

yah, dont judge the book by its cover, ada benarnya tapi kadang judging the book by its cover pun tak salah dilakukan.

pada akhirnya semua balik pada “balancing”.

baiklah, dimulai dari entry ini, doakeun semangat berkeluh kesah saya balik lagi dengan full power seperti dulu lagi, amien! 😛

to make my 401st posts

yep, would be another important wannabe entry 😛

in a dream by imas
gag penting banget, yes?
memang! 😀

girl wears black


girl in black by imas

basi yak? iya! 😛
dan juga sudah lupa ini sudah pernah diupload apa belom =))
yah eniwei, ini juga dalam rangka mengupdate jurnal sekalian pemberitahuan bahwa, “hey you! i’m here. still breathing, feel great, and alive.” *sok penting minta dipentung*
hmm banyak hal baru, banyak juga yang sebenernya lebih seru untuk dijadikan bahan update jurnal ini tetapi akhir-akhir ini sedang sering sekali berada di moment seperti ini:

aku nanti pingin ngebahas hal A dari sudut pandang Z ah!”

5 menit berlalu
.
.
1 jam berlalu

err… kalo aku bahas hal A, dengan sudut pandang Z, lalu argumenku ini itu entu bla bla bla… rasanya gag wow juga yak? kan gag mungkin juga semua mua orang mempunyai parameter, rules, prinsip, point of view yang sama denganku dan bukankah perbedaan itu indah. so? gag jadi ah.

yep! sekarang sedang sering berada di moment-moment seperti itu. malas memperlihatkan perbedaan. malas mengomentari perbedaan.
justru yang lagi seringg berlalu lalang di otak ini adalah, “sutralah bok! gag ngefek ke dikau langsung tokh? nomatter how suck you see those thing.”
*exhale – inhale*
tapi kalo begitu…
aku jadi “terdidik” untuk tidak mau berkonfrontasi yak? (the key is all about balancing, rite?)
jadi yah, next time kalo kerjaan sudah lebih santai, mungkin bakal balik mencaci maki banyak hal 😀 .
anyway, ada komentar mengenai si girl in black di atas? *geli 😛 *
talk soon!

hi there, i’m orange koala

dari sini nee dan voila!

You are Orange Koala, who tends to give an impression of being too sensitive and nervous.
But you have thorough insight and can work efficiently.
You are cheerful and very forthright.
Your short temper may cause your advantages to diminish.
When the positive side of you comes out, you will try hard to go beyond the person you do not want to loose against.
You are suited to academic and artistic areas, where you can seek your insight.
Your soul never gets old, and you will keep coming up with new ideas.
The occupations you will be good at are those works where you can use your natural sense of creativity.
You may come up with new and innovative idea while relaxing.
This make you suited to jobs concerning planning events or entertaining.
Areas of arts may also bring good luck.
You are precise with money, and do not spend money easily.
You will save up rather than use it, and although you don’t show, you are sensitive with interests between personal relationships.
You don’t buy things impulsively.
Socially, you are very open person.
You seem to be very sociable person, but really you are extremely cautious, and will not easily tell your true feelings.
Balancing this kind of your bilateral character will be your task.
You can fall in love many times, but once married, you will take charge of the household, and control it efficiently.

~~

beklaaa mari kita bahas *semangat tinggi demi terupdatenya jurnal ini*

cheerful and forthright, rasanya iya (dulu 100% yakin hal ini) tapi sekarang ini lebih cenderung ke “am i pretending to be cheerful?”

short temper? iya! my soul never gets old? iyeee! banget! berjiwa anak TK yang terperangkap dalam tubuh seksi seorang wanita gini *muka seurieus*

part yang menarik, “the occupations you will be good at are those works where you can use your natural sense of creativity”, ini kapan bisa terjadi ya *merenung*

yang enggak banget, “you are precise with money, and do not spend money easily” dan “you dont buy things impulsively”, enggak banget apalagi kalo berhubungan dengan buku, buku, buku, musik, pilem, pernak-pernik, makanan, jeng jeng 😛 .

yang he’eh banget, “socially, you are very open person” dan “you seem to be very sociable person, but really you are extremely cautious, and will not easily tell your true feelings”.

dan yang berasa nendang banget adalah 2 hal terakhir yang tentang balancing my bilateral character dan tentang marriage. 2 hal tersebut berasa nendang dan bikin aku bilang, “hah? maca ciii?!”

anyway, tengs ya bow udah ngasih link ini pas eike dilanda stress tak berujung 😛 .

*joget-joget pisang* horeee, jurnal terupdate juga *masih joget-joget pisang*